• News

  • Peristiwa

Wabup Kebumen: Telesehat Desa Adalah Perwujudan dari Pancasila

Kabupaten Kebumen luncurkan Telesehat Desa
Istimewa
Kabupaten Kebumen luncurkan Telesehat Desa

KEBUMEN, NETRALNEWS.COM - Wakil Gugus Tugas Penanggulangan covid-19 Kebumen dan juga wakil Bupati (Wabup) Kebumen H. Arif Sugiyanto SH menyampaikan Telesehat Desa yang baru saja diluncurkan adalah perwujudan dari Pancasila. 

"Oleh karena itu kami melahirkannya di hari bersejarah lahirnya Pancasila. Pancasila merupakan alat pemersatu perjuangan, telesehat desa salah satu perwujudannya. Telesehat Desa sebuah program yang membangun kesehatan bersama dengan strategi  telekonsultasi online ketika masyarakat mendapatkan masalah kesehatan, melindungi kelompok rentan: anak, ibu hamil, manula dan penderita penyakit kronis, juga panduan-panduan tatanan hidup baru yang target utamanya adalah pemahaman yang sama, agar langkah maju juga sama. Telesehat desa juga terintegrasi denga e-HAC (electronic Health Record) untuk memantau orang masuk keluar kebumen," katanya di acara launching Telesehat Desa, Senin (1/6/2020). 

Berdasarkan data, Kabupatan Kebumen dengan luas wilayah sekitar 1.281 km², memiliki penduduk sekitar 1,3 juta jiwa masih menjadi kabupaten termiskin di Jawa Tengah. Segala keterbatasan yang dialami kabupaten ini tidak langsung menjadikan Kebumen tertinggal dan kalah dalam perang dunia biologis melawan invansi nya virus corona.  Jumlah kasus corona di kebumen 34 dengan angka kematian 2 orang, tetapi kami kedatangan 73 ribu yang pulang kampung, sehingga bukan hal yang mudah untuk menjaga kebumen yang tercinta ini tetap aman, kami butuh alat yang bisa cepat.

Kepala Dinas Kesehatan Budi Satrio menyampaikan, inilah yang dibutuhkan masyarakat, masyarakat bingung apa itu corona, masyarakat bingung apakah dia terkena corona, harus apa dan bagaimana bisa selamat. Jika semua itu dilakukan manual tatap muka maka malahan menjadikan masalah baru, penularan akan berantai, jika komunikasi dilakukan online maka selain cepat akan aman. 

"Peningkatan pengetahuan masyarakat terkait corona ini lah yang akan memenangkan peperangan melawan virus ini. Selain dapat juga menyingkirkan hoax-hoax terkait corona yang mengalihkan pemahaman masyarakat, telesehat desa ini juga membantu masyarakat mengetahui perubahan-perubahan terbaru terkait apa yang harus dilakukan. Sebenarnya kami telah sejak awal memulai secara tradisional, kami menyebar nomer telpn dokter buat masyarakat didesa agar masyarakat langsung bisa terhubung jika membutuhkan konsultasi ahli, telesehat desa ini menyempurnakan apa yang telah kami rintis," paparnya.

Telesehat Desa ini kerjasama antara kabupaten Kebumen dengan KEMENKES RI yang akan juga dibangun di seluruh desa di Indonesia. 

Ketika ditanya bagaimana dengan daerah yang belum ada internet dan listrik Wakil Bupati Kebumen mengatakan optimisnya kepada negara yang akan terus berjuang menyempurnakan, yang terpenting infrastrukturnya palapa ring sudah terpasang, ini akan menjadikan semangat besar. 

Wakil Bupati Kebumen juga mengatakan ini sebuah revolusi kesehatan dengan dipelopori oleh telehealth dan telemedicine. Banyak putra bangsa yang hebat dan mampu juga membuat teledetection misalnya alat tensi darah dari jarak jauh, USG jarak jauh dan lain nya, kehadiran revolusi industri di dunia medis akan mempercepat hadirnya negara dalam bidang kesehatan disemua pelosok.

"Dan perlu dipahami, hal ini malahan mempermurah dan lebih efisien.

Dalam penutupannya beliau menyampaikan telesehat ini merupakan perwujudan nawacita presiden Jokowidodo. Pak Arief mengapresiasi Kemenkes RI telah dengan telaten menemani, membantu dan mensuport daerah kami. Hanya persatuan yang menjadikan kita kuat. 

Hadir dalam acara tersebut dari Ketua Tim Percepatan Partisipasi Masyarakat PB IDI , dr. Andrianto Purnawan SpBS, yang menyampaikan bahwa pemahaman masyarakat yang sama terhadap karakteristik virus tersebut, dan pemahaman yang sama terhadap apa yang harus dilakukan adalah kunci dari keberhasilan penanganan covid di Indonesia. 

"Kita tahu begitu banyak hoax dan isu-isu yang mengalihkan perhatian masyarakat, semua ini memperlambat penanganan covid juga menurunkan imunitas karena masyarakat takut dan panik. Telesehat desa bisa menjadi alat pemersatu dan menjernihkan masalah, apalagi lahir di hari lahir Pancasila. Sebuah terobosan yang harus didukung semua pihak," jelasnya. 

Editor : Nazaruli