• News

  • Peristiwa

IDI Sebut Tol Langit Jadi Senjata Terdepan untuk Melawan Corona

Kabupaten Kebumen luncurkan Telesehat Desa
Istimewa
Kabupaten Kebumen luncurkan Telesehat Desa

KEBUMEN, NETRALNEWS.COM - Ketua Tim Percepatan Partisipasi Masyarakat PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr. Andrianto Purnawan SpBS, menghadiri peluncuran Telesehat Desa di Kabupaten Kebumen hari ini 1 Juni 2020 yang juga hari lahir Pancasila. 

Dirinya menyampaikan bahwa pemahaman masyarakat yang sama terhadap karakteristik virus tersebut, dan pemahaman yang sama terhadap apa yang harus dilakukan adalah kunci dari keberhasilan penanganan covid di Indonesia.

"Kita tahu begitu banyak hoax dan isu-isu yang mengalihkan perhatian masyarakat, semua ini memperlambat penanganan corona di Indonesia dan juga menurunkan imunitas karena masyarakat takut dan panik. Telesehat desa bisa menjadi alat pemersatu dan menjernihkan masalah, apalagi lahir di hari lahir Pancasila. Sebuah terobosan yang harus didukung semua pihak," kata dr. Andrianto Purnawan SpBS di Kebumen, Senin (1/6/2020). 

Menurutnya, saat ini yang terbukti dengan cepat menyampaikan pesan-pesan atau informasi dunia digital. 

"Jadi karena pandemi COVID-19 ini merupakan sebuah pandemi yang musuhnya tidak terlihat yang cepat sekali menyebar masuk kemana-mana, kita perlu dukungan dunia digital untuk menjadi garda utama. Digital kesehatan dapat membantu masyarakat yang sakit kebingungan sebelum ke fasilitas kesehatan.  Dengan telekonsultasi bisa diarahkan apa yang menjadi kebingungannya itu terjawab dan harus bagaimana, jadi masyarakat tidak perlu berbondong-bondong ke faskes yang malahan bisa menyebabkan cross infection lagi," jelasnya. 

Dunia digital juga mempersatukan pemahaman yang benar dan lurus terhadap apa yang harus dilakukan. IDI sangat prihatin dengan disinformasi yang ada yang sengaja dipabrikasi untuk mengalihkan perhatian masyarakat agar dapat mengatasi masalahnya. Agitasi politik juga terus dihembuskan, kasihan masyarakat.

"Ini saat nya kita bersatu menyamakan persepsi, menyamakan langkah dan saling gotong royong," terangnya. 

Dunia digital yang digunakan di kesehatan dalam bentuk telehealth dan telemedicine membutuhkan jaringan tol langit agar bisa sampai ke ujung-ujung tanah air. Jadi bisa dikatakan tol langit ini garda terdepan senjata yang digunakan untuk berperang melawan corona.

"IDI optimis negara terus bekerja keras menyempurnakan terlaksananya ini. Dunia Kedokteran dan Pelayanan kesehatan di Indonesia akan segera mendapatkan kejayaannya," tukasnya. 

IDI mengapresiasi Kementerian Kesehatan RI yang terus mencari terobosan terobosan dan bekerjasama dengan semua lapisan masyarakat.

"Semoga perjuangan ini menyelamatkan kita semua," pungkasnya. 

Editor : Nazaruli