• News

  • Peristiwa

Tengku Zul: Hentikan Belanja ke Mall yang Gandrung Produk China dan Asing

Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain
Istimewa
Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pemberlakuan tatanan kehidupan baru di masa pandemi covid-19 tengah dipersiapkan pemerintah. Perkantoran, mall dan pusat perbelanjaan terus berbenah memenuhi standar protokol kesehatan yang diberikan pemerintah.

Meskipun mall nanti kembali buka, tokoh oposisi Tengku Zulkarnain menyarankan kepada masyarakat untuk tidak mengunjunginya seperti slogan yang dulu sempat ia utarakan "New No Mall".

Menurutnya lebih baik sayangi anak bangsa dengan membeli produk petani nasional dan lokal di warung-warung tradisional.

"Mari Berdayakan Petani Lokal. Belanja Sayuran Produk Petani Nasional dan Petani Lokal di Warung Tetangga.

Hentikan Belanja ke Mall yg Gandrung Produk China dan Asing.

Sayangi Anak Bangsa.

Jangan Jadi "Londo Ireng".

Allahu Akbar...

(Tengku Zulkarnain, Anak NKRI)" tulis Tengku Zulkarnain di akun Twitternya, Rabu (3/6/2020).

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto pada Selasa (2/6) meminta kepada masyarakat untuk tidak salah kaprah memahami new normal.

"Ini bukan sebuah euforia yang kemudian diekspresikan dengan merasa bebas, bebas untuk melakukan apapun, bebas untuk bertindak apapun, bebas untuk siapapun, dengan mengabaikan protokol kesehatan, dengan mengabaikan kebiasaan baru yang harus dituntut," lanjutnya.

Saat berjalan new normal nanti, Yuri berharap keluarga saling melindungi anggota keluarganya. Dibukanya pusat perbelanjaan menurutnya, bukan berarti bisa mengajak siapapun.

"Oleh karena itu kami minta para keluarga betul -betul melindungi seluruh anggota keluarga, apabila kemudian ada beberapa pusat perbelanjaan yang sudah dibuka bukan berarti kemudian kita memiliki kebebasan dengan membawa orang tua kita," ujarnya.

"Membawa orang orang yang memiliki komorbid, hipertensi, sakit ginjal, kencing manis untuk kemudian berbondong bondong datang ke pusat perbelanjaan, atau membawa anak anak kita , resiko ini akan menjadi besar," tuntas Yuri.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Nazaruli