• News

  • Peristiwa

Haji 2020 Dibatalkan, Permadi Sindir yang Salahkan Jokowi: Dasar Kadal Kebon!

Haji 2020 dibatalkan, Permadi sindir yang salahkan Jokowi: Dasar kadal kebon!
Middle east
Haji 2020 dibatalkan, Permadi sindir yang salahkan Jokowi: Dasar kadal kebon!

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial Permadi Arya (Abu Janda) merasa menyindir pihak-pihak yang menyalahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pembatalan pemberangkatan calon jemaah haji 2020.

Abu Janda menyebut, calon jemaah haji tidak diberangkatkan karena pemerintah Arab Saudi masih menutup akses untuk ibadah haji dari berbagai negara, namun yang mengherankan ada sejumlah pihak yang justru menyalahkan Jokowi.

"Jama'ah haji tidak diberangkatkan karena pemerintah Saudi masih lockdown, bambaaaaang! susah emang kalo kantong kresek dikasih nyawa, Arab Saudi yang larang, yang salah tetep aja Jokowi, dasar kadal kebon! (Emoji tertawa)," tulis Abu Janda di akun Facebook-nya, Kamis (4/6/2020).

Sebelumnya, pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan calon jemaah haji pada musim haji 2020 di tengah wabah virus corona (Covid-19). "Pemerintah memutuskan tak memberangkatkan haji pada 1441 hijriah," kata Menteri Agama Fachrul Razi di Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Pembatalan pemberangkatan jamaah haji tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 494/2020. Sesuai dengan amanat undang-undang selain persyaratan ekonomi dan fisik, kesehatan dan keselamatan jamaah haji harus diutamakan mulai dari embarkasi, di Tanah Suci hingga kembali ke Tanah Air.

"Ini sungguh keputusan yang cukup pahit dan sulit di satu sisi kita sudah menyiapkan berbagai upaya dan usaha tapi di sisi lain kita memikul tanggung jawab untuk memberi perlindungan kepada jamaah haji ini merupakan tanggung jawab negara karena terkait risiko keselamatan," ujar Menag.

Menurut Fachrul, keputusan itu diambil dikarenakan Arab Saudi tak kunjung membuka akses bagi jemaah haji dari negara manapun lantaran ada pandemi Covid-19. Pemerintah Indonesia, lanjut Menag, berulang kali meminta kejelasan kepada pemerintah Arab Saudi mengenai pelaksanaan ibadah haji ini. Namun sejauh ini belum juga didapatkan kejelasan.

"Tidak mungkin lagi memiliki cukup waktu untuk melakukan persiapan, utamanya dalam pelayanan dan perlindungan jemaah," jelas Menag.
Menag menambahkan, keputusan pembatalan pemberangkatan calon jemaah haji 2020 dilakukan melalui kajian yang sangat mendalam oleh tim yang dibentuk Kementerian Agama juga setelah dikonsultasikan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mendapatkan pandangan keagamaan terkait keputusan tersebut.

"Keputusan ini berlaku untuk seluruh warga Indonesia baik jamaah haji reguler maupun yang haji furada atau haji khusus atau menggunakan visa undangan atau mujamalah," tegas Menag seperti dilansir dari Antara.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani