• News

  • Peristiwa

Kapal Kandas di Perairan Pulau Maniang, Begini Nasib Belasan Penumpang dan ABK

Tim SAR saat evakuasi ke 18 penumpang kapal dari Pulau Maniang, Kabupaten Kolaka
Basarnas Kendari
Tim SAR saat evakuasi ke 18 penumpang kapal dari Pulau Maniang, Kabupaten Kolaka

KENDARI, NETRALNEWS.COM - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Kendari berhasil mengevakuasi  14 orang wisatawan lokal dan 4 orang nahkoda dan anak buah kapal yang mengalami kebocoran kapal di Pulau Maniang Kabupaten Kolaka pada Sabtu (6/6) malam pukul 21.40 Wita. 

Siaran pers Humas Basarnas Kendari menyebutkan setelah menerima informasi dari seorang keluarga korban bernama Rahaman yang melaporkan bahwa pada pukul 19.26 Wita telah terjadi kecelakaan kapal yakni sebuah long boat dengan jumlah 18 orang kandas di karang sekitar perairan Pulau Maniang Kabupaten Kolaka.

"Ke-18 orang tersebut merupakan warga Kolaka. Longboat merupakan kapal carteran membawa 18 orang POB dari pulau Maniang sehabis melakukan wisata di pulau tersebut tujuan Kolaka," kata Kepala Basarnas Kendari, Aris Sofingi, dalam siaran pers Basarnas Kendari, Minggu (7/6/2020). 

Aris menjelaksan, pada saat melewati arah Utara dari pulau Maniang, kurang lebih 2 NM Long boat tersebut kandas dan terdapat sedikit kebocoran.

"Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 20.25 Wita Tim rescue Pos SAR Kolaka diberangkatkan menuju LKK dengan menggunakan RB 307 membawa peralatan pendukung keselamatan lainnya," jelas Aris.

Pada pukul 21.40 Wita Tim SAR gabungan dengan menggunakan RB 307 tiba di LKK dan langsung menemukan Long boat tersebut. Selanjutnya mengevakuasi 14 orang POB ke dermaga Kolaka dalam keadaan selamat dimana 4 orang POB merupakan kapten dan ABK melanjutkan perjalanan menuju ke Pomalaa.

"Pada pukul 00.20 Wita RB 307 tiba di Dermaga Nusantara Kolaka. Dan pada pukul 00.40 Wita operasi SAR terhadap satu buah long boat yang kandas di karang sekitar perairan pulau Maniang dinyatakan selesai dan ditutup," ungkapnya.

Aris mengungkapkan, cuaca saat pelaksanaan operasi berawan, tinggi gelombang 0,5-1 meter, kecepatan angin 2-20 knot dan arah angin bertiup dari tenggara ke barat laut.

Unsur yang terlibat diantaranya Rescuer Pos SAR Kolaka, ABK RB 307, Pol Air Kolaka, KP3 Kolaka, Pos AL Kolaka, Syahbandar Kolaka dan SAR USN Kolaka. Sementara alut yang digunakan RB 307, Rubber Boat dna Rescue Car.

Adapun nahkoda dan ABK kapal tersebut diantaranya sartu nahkoda Irfan (22) alamat Tanggetada, ABK: Rendi (20) alamat Tanggetada, Adit (18) alamat Tanggetada, Ahmad (25) alamat Tanggetada.

Sementara ke-14 penumpang kapal itu masing-masing beralamat Tanggetada diantaranya Dika (23), Giwo (25), Kamrin (23), Alfian (20), Nasrul (23), Arman (23), Risal (23), Risal (24), Ippang (24). Penumpang perempuan yakni Memey (23), Ramla (22), Ningsi (23), Ila (22), Narti (23).

 

Editor : Sesmawati