• News

  • Peristiwa

‘Jokowi 3 Periode‘ Terus Beredar Bisa Jerumuskan JKW, Netizen: Siapa yang Gaungkan?

Presiden Joko Widodo
DW.com
Presiden Joko Widodo

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Hingga hari ini, seruan dan wacana tentang "Jokowi 3 Periode" masih tetap ramai beredar di media sosial. Padahal, hal itu pernah dibantah oleh Jokowi. Menurut Jokowi, isu itu bisa menjerumuskan dirinya.

Minggu (14/6/2020) akun Facebook @Ambarwati Gex kembali membagikan tautan pernyataan Jokowi setahun silam. Dengan mengingatkan pernyataan Jokowi tersebut, diharapkan isu "Jokowi 3 periode" tidak menimbulkan kontroversi.

@Ambarwati Gex menulis:

JOKOWI 3 PERIODE ??...

Entah siapa yg menggaungkan isu JOKOWI 3 PERIODE ,, apa maksud dari semua ini !!?..
Jelas jelas beliao menolak 3 periode di akun Twitternya pada  2/12/2019

Itu sama saja menjerumuskan saya ,,ucapnya.!!

Bagi para member grup SDJM..berhati hatilah dengan isu tersebut,,kita jangan sampai terbawa arus politik kotor yang dilontarkan secara masif oleh kelompok kelompok yang tidak jelas ,,yang hanya menjebak diri kita ( PROJO ) kearah kebodohan yg disadari atau tidak kita sadari telah membawa kita ikut menjerumuskan pak Jokowi .

UU sudah jelas..masa jabatan presiden hanya dibatasi 2 periode saja ,,itu harus kita pahami dan kita mengerti bersama.

Mulai sekarang stop ikut ikutan menggaungkan Jokowi 3 periode !!...jangan hal hal yang baik yang telah kita lakukan bersama sama dapat mencederai kebersamaan kita mendukung dan mengawal pak Jokowi sampai masa 2 periodenya berakhir akan berakibat fatal bagi pak Jokowi.,, sayang kaann !!??.....

Sebelumnya dilansir Detik.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menolak usulan jabatan presiden menjadi tiga periode. Bahkan Jokowi merasa usulan itu seperti hendak mendorongnya supaya jatuh tersungkur.

"Usulan itu menjerumuskan saya," kata Jokowi lewat akun Twitter resminya yang bercentang biru, @jokowi, Minggu (2/12/2019).
Jokowi menyatakan, dia adalah produk pemilihan presiden yang dipilih langsung oleh rakyat, berdasarkan konstitusi yang mengatur masa jabatan presiden maksimal dua periode.

"Saya adalah produk pemilihan langsung berdasarkan UUD 1945 pasca reformasi. Posisi saya jelas: tak setuju dengan usul masa jabatan Presiden tiga periode," cuit Jokowi di kalimat pertamanyaMenyelesaikan masalah tekanan dari pihak luar dinilai sebagai tugas yang lebih penting ketimbang mewujudkan wacana masa jabatan presiden tiga periode.

"Saat ini lebih baik kita konsentrasi melewati tekanan eksternal yang tidak mudah diselesaikan," kata Jokowi.

Editor : Taat Ujianto