• News

  • Peristiwa

Pengamat: Prabowo Orang Baik, Tanpa PKS dan PA 212 Pun Banyak yang Dukung

Pengamat politik Wempy Hadir
Inisiatifnews
Pengamat politik Wempy Hadir

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tanpa dukungan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Persaudaraan Alumni (PA) 212, Prabowo Subianto tetap akan didukung banyak orang di Pilpres 2024, karena Ketua Umum Partai Gerindra itu adalah sosok yang baik.

Demikian pendapat pengamat politik Wempy Hadir dalam mengomentari pernyataan elit PKS dan PA 212 yang memberi 'sinyal' tidak mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024 mendatang.

"Saya kira Prabowo hari ini tanpa dukungan orang-orang itu pun tidak menjadi soal. Karena kita tau Prabowo ini orang yang baik dan saya kira banyak orang baik yang akan mendukung dia. Karena di Republik ini tidak hanya orang PKS dan kelompok 212," kata Wempy kepada netralnews.com, Senin (15/6/2020).

Menurut Wempy, saat ini yang terpenting adalah bagaimana Prabowo menunjukkan kinerja yang baik sebagai Menteri Pertahanan. Jika hal tersebut dibuktikan Prabowo, Wempy yakin eks Danjen Kopassus itu bakal banjir dukungan di Pilpres 2024.

"Kalau Prabowo kerjanya bagus dalam pemerintahan selama beberapa tahun ke depan, saya kira orang-orang baik akan bekerja untuk kebaikan juga, jadi tidak hanya melihat Pilpres ini sebagai kontestasi untuk kepentingan pribadi. Selama ini kita tahu banyak orang baik yang dukung Prabowo," ungkap Wempy.

Sebelumnya, sejumlah elite Partai Gerindra memberi 'sinyal' Prabowo Subianto bakal maju kembali sebagai capres di Pilpres 2024, tapi dengan syarat, diminta kembali oleh kader.

Terkait hal itu, PKS yang pada Pilpres 2014 dan 2019 mendukung Prabowo Subianto, kini enggan mendukung Menteri Pertahanan itu di Pilpres 2024.

Alih-alih mendukung Prabowo, PKS memilih mengajukan kadernya sendiri sebagai capres.

"PKS akan membuat keputusan melalui Majelis Syuro. Tiap partai selalu berusaha memajukan kadernya," kata Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, Kamis (11/6/2020).

"Tahun 2024 PKS akan berusaha mengusung kadernya sendiri. Tapi PKS belum akan memutuskan dalam waktu dekat," ungkap Mardani.

Sementara itu, kelompok PA 212 yang di Pilpres 2019 juga mendukung Prabowo, menyatakan bahwa mantan Danjen Kopassus itu sudah selesai di Pilpres 2019.

"Pilpres 2019 pengalaman sendiri bagi kami, dan untuk perjuangan kami ke depan, Prabowo sudah finish," kata Ketua Umum PA 212 Slamet Ma'arif, Jumat (12/6/2020).

"Biarkan saat ini Prabowo menikmati dan menyelesaikan tugasnya sebagai Menhan. Jika pengkaderan Gerindra berhasil akan muncul calon baru dan muda, tapi jika dipaksakan Prabowo capres lagi berarti pengkaderan Gerindra gagal," tutur Slamet.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati