• News

  • Peristiwa

Puluhan Remaja Peserta Demo PA 212 Cs Bingung dan Kelaparan, Netizen: Urusan Isi Dompet

Puluhan remaja diamankan Polres Jakbar karena kebingungan
foto: istimewa
Puluhan remaja diamankan Polres Jakbar karena kebingungan

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sekitar 40 remaja diamankan di Mapolres Jakarta Barat. Mereka ingin ikut aksi demo PA 212 di DPR, Rabu 24 Juni 2020. Tapi, remaja itu justru kebingungan di tengah jalan. Mereka tidak tahu harus ke mana, sehingga pihak kepolisian membawa mereka semu

Warganet di sosial media langsung riuh rendah memberikan komentar terhadap berita tersebut. Akun Facebook @Bunda Febry Ana membagikan kiriman dan berkomentar: Hahaha gue jg blng apa ..!! Dahh lma mreka2 gk dpt uang gocap +nasbung

@Aji Raga Kusuma: Niat nya membela NKRI, tapi urusan isi dompet sama isi perut, masih saja bingung...! 

@Zenny Hartoyo: Katanya... Hebat, Kog kelaparan..., Itulah kalau ikutan.. Orang gk bener
 
@Alphine Alphine Meang: sudah enak di rumah tinggal makan, ini. cari yg tak pasti pula


Sebelumnya dilansir Vivanews.com, 40-an remaja diamankan di Mapolres Jakarta Barat. Mereka ingin ikut aksi demo PA 212 di DPR, Rabu 24 Juni 2020. Tapi, remaja itu justru kebingungan di tengah jalan.

"Jadi ketika kami dapati mereka, maka anggota mengajak ke halaman Mapolres Jakarta Barat. Karena kami melihat mereka ini kebingungan," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Polisi Audie S Latuheru, Rabu 24 Juni 2020.

Anak-anak remaja ini hendak mengikuti demo PA 212 terkait RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di depan Gedung DPR-MPR-DPD keesokan harinya. Menurut Audie, para remaja ini mendapatkan undangan yang disebar melalui media sosial. Tapi, siapa yang mengundang, tidak mereka ketahui.

"Kami tanya mereka mau ikut demo di DPR, tapi tidak tahu siapa koordinatornya karena mereka diundang melalui media sosial," katanya.

Anak-anak ini meminta bantuan pihak kepolisian untuk memulangkan mereka. Lantaran kebingungan, kata Audie, mereka minta dipulangkan. Timbul rasa iba, apalagi Audie melihat anak-anak ini tampak kelaparan.

"Mereka mau pulang saja, tidak mau ke lokasi demo. Saya merasa kasihan melihat anak-anak, orang ini, dan mereka tentu merasa lapar sehingga saya perintahkan kepada anggota untuk beri makan siang terlebih dahulu sebelum mereka pulang," jelasnya.

Editor : Taat Ujianto