• News

  • Peristiwa

Saat Rapat DPR, Nasir Adik Nazarudin dari Demokrat Usir Dirut Inalum, Birgaldo: Arogan

Birgaldo Sinaga
foto: istimewa
Birgaldo Sinaga


JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketegangan terjadi di dalam ruang rapat DPR saat Komisi VII RDP dengan BUMN Tambang, Selasa (30/6/2020).

Anggota Komisi VII Muhammad Nasir, terlibat perdebatan dengan Direktur Utama Inalum Orias Petrus Moedak.

M. Nasir mencecar Orias dengan pertanyaan seputar penerbitan utang holding BUMN Tambang, untuk membayar utang yang akan segera jatuh tempo (refinancing).

Saat rapat berjalan, Nasir meminta Orias untuk keluar dari ruangan jika tidak bisa menunjukkan data kepada legislatif terkait kebijakan utang tersebut.

"Makanya saya minta data detailnya mana? Kalau bapak sekali lagi gini saya suruh bapak keluar ruangan ini," kata dia.

Orias pun langsung mengamini pernyataan tersebut.

"Kalau bapak suruh keluar, izin pimpinan, saya keluar," kata Orias.

Menanggapi peristiwa tersebut, pegiat kemanusiaan Birgaldo Sinaga, Rabu (1/7/2020) membuat cuitan di akun Facebooknya, katanya, "Nasir adik Nazarudin dari Partai Demokrat ini mengusir Dirut Inalum. Bray...anda bersuara tinggi bentak2 arogan itu tidak akan membuat anda semakin tinggi."

Siapakah sebenarnya sosok Muhammad Nasir? Seperti dilansir Kompas.com, Nasir merupakan politikus Partai Demokrat. Dia melenggang ke Senayan setelah sukses meraup cukup suara dari Dapil Riau II yang meliputi Kabupaten Kampar, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kuantan Singingi dan Pelalawan.

Di DPR, Nasir duduk di Komisi VII yang membidangi sektor energi dan sumber daya mineral, riset dan teknologi, serta lingkungan hidup.

Nasir merupakan merupakan saudara kandung dari Muhammad Nazarudin, mantan Bendahara Partai Demokrat yang jadi terpidana kasus korupsi Wisma Atlet Hambalang yang melibatkan perusahaannya, PT Anugerah Nusantara yang merupakan anak usaha dari Grup Permai.

Editor : Taat Ujianto