• News

  • Peristiwa

Yang Masih Beriman Diajak Siaga Ganyang Neo PKI di Sukabumi, Netizen: untuk Bikin Onar

Viral seruan ajakan menghadiri apel siaga ganyang komunis di Sukabumi
Facebook
Viral seruan ajakan menghadiri apel siaga ganyang komunis di Sukabumi

SUKABUMI, NETRALNEWS.COM - Foto poster berisi ajakan menghadiri rapat apel  siaga "Sukabumi Raya Bergerak", viral di sosial media.  Foto poster tersebut menyerukan "Ganyang Komunis Selamatkan NKRI dari Neo PKI, Ahad 5 Juli 2020, Pukul 08.30 di Lapang Merdeka".

Poster tersebut terus disebarkan ke banyak akun medsos. Warganet bernama Meirza Shany, melalui akun Facebooknya ikut membagikan ulang dan berkomentar: Kalau di sukabumi ukuran punya iman itu yang hadir di acara apel siaga.. Ayo yang merasa punya iman brangkat ke sukabumi

@Jannus Manurung: Komunis itu sdh engak Ada...bro...yg ada...HTI..FPI...dkk nya yg maling teriak maling

@Singgih: Yang masih punya iman tentu tidak mudah terhasut ajakan sesat apel siaga tiada guna semacam itu, yang cuma akal2annya bani kadrun untuk bikin onar dalam situasi wabah sekarang ini.....yang imannya teguh tentu tetap tinggal di rumah, lindungi keluarga dari hasutan dan paham jahat bani kadrun...

Melansir catatan Wartawan Pelita Sukabumi, Yudi Fitra Saputra, dilaporkan bahwa kebangkitan ajaran komunisme di Indonesia mulai tampak dan menunjukkan diri dari puing-puing Partai Komunis Indonesia (PKI) yang telah dihancurkan oleh bangsa Indonesia.

Mereka berubah bentuk menjadi Neo-PKI yang ngotot menggunakan segala cara untuk menyebarkan ideologi komunisme yang sesat dan menyesatkan.

Menghadapi gerakan itu, seluruh anak bangsa yang sadar akan ancaman dan bahaya komunisme dengan kompak melakukan perlawanan terhadap Neo-PKI untuk menyelamatkan Pancasila dan NKRI.

Gerakan perlawan terhadap komunisme terus mengkristal di kalangan organisasi massa, OKP, LSM, organisasi keagamaan, organisasi mahasiswa, dan kelompok masyarakat sadar bernegara.

Demikian hal itu dikatakan Ketua Kebangkitan Jawara dan Pengacara Indonesia (BJI) Presda Sukabumi Raya, Budhy Lesmana atau Budi Gondrong (BG) ketika diwawancara seputar ancaman komunisme yang menyusup ke dalam aspek-aspek kehidupan sosial untuk mengganti Pancasila. Bahaya komunis makin nyata dan terang benderang Neo-PKI sedang bangkit.

“Komunisme dan PKI tetap menjadi ancaman bagi bangsa Indonesia. Karena itu kami bersama puluhan organisasi siap menggelar apel siaga untuk menolak dan mengganyang komunis,” ujar Budhy melalui aplikasi multiplatform WhatsApp, Rabu (1/7/2020).

Apel siaga rencananya akan digelar pada hari Ahad, 5 Juli 2020 mulai pukul 08.30 WIB. Pesertanya sekitar 60 organisasi pendukung Pancasila yang akan mengibarkan panji-panji Aliansi Rakyat dan Aktivis Sukabumi Raya (ARASY). Apel siaga itu mengusung tema ‘Sukabumi Raya Bergerak Ganyang Komunis!’

“Pada apel siaga itu, aliansi akan menggelar upacara bendera, atraksi pencak silat, dan pembacaan pernyataan sikap menolak komunis dan segala bentuk metamorfosisnya,” ujar BG.

Selain BJI, puluhan organisasi telah menyatakan kesediaan untuk menjadi bagian dari apel siaga tersebut. Organisasi-organisasi dimaksud antara lain FKPPI, Pemuda Pancasila, Sapujagat, SKP, Gempar, PUI, AMS, Gempa, Pandawa 16, LMPI, Biker Subuhan, SHS, dan Komasa. 

Sebelumnya ARASY pada Jumat (19/6/2020) lalu menggelar aksi damai menolak RUU HIP (Haluan Ideologi Pancasila) di Pesantren Al-Fath Gunungpuyuh Kota Sukabumi. Pada aksi itu ARARSY membakar bendera PKI sebagai simbol perlawanan dan penolakan terhadap komunis.

“Intinya kami selalu menyerukan ‘Selamatkan NKRI dari Neo-PKI’,” tandas Budhy.

Editor : Taat Ujianto