• News

  • Peristiwa

Pengusiran Dirut Inalum, DS: Mungkin yang Dimaksud Bond Itu James Bond,Makannya Dia Ngamuk

Terjadi pengusiran Dirut Inalus saat RDP.
News
Terjadi pengusiran Dirut Inalus saat RDP.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Pengusiran Direktur Utama PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau MIND ID Orias Petrus Moedak oleh angota DPR masih hangat di jagat media sosial. Banyak ejekan yang terlontar untuk M Nasir, anggota DPR Komisi VII dari Partai Demokrat yang menjadi tokoh pengusiran tersebut.

Pegiat media sosial Denny Siregar juga tak mau ketinggalan melontarkan sindiran buat M Nasir.  “Mungkin menurut M Nasir anggota DPR Komisi VII dari partai @PartaiDemokrat1 yang ngusir2 Dirut Inalum itu, yang dimaksud Bond adalah James Bond..Makanya dia ngamuk2,” tulis Denny di akun Twitternya, Kamis (2/7/2020).

Sebelumnya, diberitakan bahwa sebelum pengusiran tersebut, terjadi perdebatan antara M Nasir dengan Orias.
adu pendapat yang cukup sengit antara keduanya bermula ketika Nasir menanyakan proses pelunasan utang akuisisi PT Freeport Indonesia. Ia ingin mengetahui kapan utang tersebut akan selesai. Orias pun menjawab, terdapat surat utang dengan tenor yang mencapai 30 tahun.

Merespons jawaban Orias, Nasir menilai jangka waktu tersebut sangat panjang. "Jadi sampai 30 tahun kalau perusahaan lancar baru selesai? Kalau kita mati tak selesai nih barang nanti, ganti dirut lain, lain-lagi polanya," kata Nasir. Selain itu, utang tersebut dinilai Nasir akan merugikan anak usaha holding tambang.

Suasana di ruang rapat makin memanas ketika Nasir meminta data lengkap mengenai global bond yang telah diterbitkan. Ia bahkan meminta Orias untuk meninggalkan ruangan, sebab tidak membawa data yang diminta.

"Makanya saya minta data detailnya mana? Kalau bapak sekali lagi gini saya suruh bapak keluar ruangan ini," kata dia. Orias pun langsung menanggapi pernyataan tersebut. "Kalau bapak suruh keluar, izin pimpinan, saya keluar," kata Orias.

Mendengar jawaban tersebut, Nasir langsung membentak Orias sembari menggebrak meja. "Bapak bagus keluar, karena enggak ada gunanya bapak rapat di sini. Anda bukan buat main-main dengan DPR ini," kata dia dengan nada tinggi.

Orias pun terus menjawab singkat pernyataan-pernyataan Nasir. "Saya tidak main-main. Saya diundang, saya datang," kata Orias.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sulha Handayani