• News

  • Peristiwa

Erick Dikabarkan Diganti Ahok Justru Muncul Banyak Penolakan, Netizen: Waduh, Jangan!

Ahok dan Erick Thohir
bipol.com
Ahok dan Erick Thohir

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Nama Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok BTP dikabarkan menjadi salah satu calon menteri dalam jajaran kabinet Jokowi-Maruf Amin, yakni menjadi Menteri BUMN menggantikan Erick Thohir.

Kasak kusuk tersebut ternyata menjadi sorotan warganet. Akun Facebook @Suparti Tambuwun membagikan tautan berita, Jumat (3/7/2020) dengan membuat cuitan:

SEMOGA .....!
Nama Komut Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dikabarkan akan menjadi salah satu calon Mentri dalam jajaran kabinet Jokowi
Menanggapi kabar tersebut Ahok mengaku tidak tahu menahu " tidak tahu " kata mantan gubernur DKI Jakarta itu
Ahok juga mengaku tidak ada pembicaraan dari pemerintah mengenai dirinya akan menjadi Mentri BUMN " tidak pernah " singkat Ahok

Namun, banyak warganet yang tak setuju dengan pernyataan @Suparti Tambuwun.

@Isaskar L. Ganang: Di pertamina pun sudah cukup untuk lndonesia kalo nanti ke......

@Rosman Sitepu: Sebaiknya ahok tuntas kan dulu pertamina, dn Erick di BUMN kan belum dilihat hasil nya????!

@Muhiddin Darleni: Waduh jgnla....biar pak ahok di pertamina aja, nanti penggantinya blm tentu mengikuti dan berani meberantas mafia

@Mott Emi: Jangan PK Ahok jadi Mentri lah .PK Ahok dah pas di posisi BUMN (Pertamina, Red)


Sebelumnya diberitakan, menanggapi kabar dasa-desus tersebut, Ahok BTP justru mengaku tidak tahu menahu. "Tidak tahu," kata mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut saat dikonfirmasi Suara.com, Kamis (2/7/2020).

Ahok juga mengaku tidak ada pembahasan dari pemerintah mengenai dirinya akan menjadi Menteri BUMN. "Tidak pernah," singkat Ahok.

Seperti diketahui, belakangan beredar pesan berantai WhatsApp berisi nama-nama menteri yang tetap bertahan serta yang digantikan dalam Kabinet Indonesia Maju, dengan mengandaikan ancaman Presiden Jokowi untuk melakukan reshufle, beredar di kalangan wartawan, Kamis (2/7/2020).

Berdasarkan pesan berantai itu, sejumlah menteri masih dipertahankan dalam kabinet. Misalnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian tetap dipegang oleh Airlangga Hartarto.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, masih diisi oleh Muhajir Effendy.

Selanjutnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, tetap diampu Luhut Binsar Panjaitan.

Kemudian Menteri Pertahanan Prabowo Subianto; Menteri Sekretaris Negara Pratikno; Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian; Menteri Luar Negeri Retno Lestari Marsudi; dan, Menteri Agama Fachrul Razi.

Lalu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati; Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah; Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate.Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya; Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Sementara nama-nama baru yang diklaim bakal masuk jajaran menteri yakni Jenderal (Purn) Polisi Budi Gunawan sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, menggantikan Mahfud MD.

Haedar Nasir sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan; Daeng Muhammad Faqih sebagai Menteri Kesehatan; Soetrisno Bachir, Menteri Sosial.

Kemudian muncul nama Basuki Tjahaja Purnama sebagai Menteri BUMN; Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Menteri Koperasi dan UKM; Triawan Munaf sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Sedangkan Letjen TNI Donny Munardo sebagai Kepala BIN; Jenderal TNI Andhika Perkasa sebagai Panglima TNI; Rachmat Gobel, Menteri Pertanian; dan, Marsekal Hadi Tjahjanto Menteri Perhubungan.Sementara Erick Thohir menjadi Menteri Perdagangan dan Mahfud MD menjadi Menteri Hukum dan HAM.

Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman, dan Tenaga Ahli Utama KSP Donny Gahral Adian hingga saat ini belum memberikan respon terkait bocoran nama -nama menteri yang terkena reshuffle.

Editor : Taat Ujianto