• News

  • Peristiwa

Novel: Lebih Baik Lepas 1.000 Orang Salah Daripada Hukum 1 Orang Tak Salah

Novel Baswedan, Penyidik Senior KPK.
Istimewa
Novel Baswedan, Penyidik Senior KPK.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menjelaskan, adagium dalam ilmu hukum. Artinya, “lebih baik melepas 1.000 orang bersalah daripada menghukum satu orang tidak bersalah".

Kata Novel, disebut tidak bersalah bila tidak ada basis bukti yang layak untuk menghukum. Baik dengan dipaksakan atau dengan kesepakatan untuk dikondisikan dan direkayasa buktinya.

"Lebih baik melepas 1.000 orang bersalah daripada menghukum satu orang tidak bersalah. BEBASKAN," tegas Novel, dikutip dari cuitannya, Jumat (3/7/2020).

Pernyataan ini disampaikan Novel, pasalnya dia tidak yakin bahwa kedua orang yang diduga pelaku kasus penyiraman air keras pada dirinya adalah pelaku yang sesungguhnya. 

Ketika bertanya pada penyidik dan jaksa, Novel mengatakan, mereka tidak ada yang bisa jelaskan kaitan pelaku dengan bukti. Ketika Novel bertanya saksi-saksi yang melihat pelaku, dikatakan bukan itu pelakunya. 

"Apalagi dalangnya ?

Sdh dibebaskan saja drpd mengada2," tegas dia.

Sebelumnya Novel mengaku bahwa serangan air keras kepada dirinya sudah dimaafkan sejak awal. Tetapi proses hukum harus berjalan sebagaimana mestinya, karena ini bisa terjdi pada siapapun dan mengancam orang-orang yang berani berjuang dan kritis demi bangsa/negara.

"Maka masyarakat harus bersuara, tdk boleh diam, agar hukum bisa berdiri tegak," tegas dia.

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan.H.P