• News

  • Peristiwa

Sindir Tengku Zul, Ferdinand: Ngedumel Setiap Hari, Ngomel gak Jelas Gitu

Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean.
Dokumentasi Netralnews
Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyebut Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain ngomel-ngomel tak jelas akibat dari ketidakpahaman akan kondisi bangsa ini. 

Hal tersebut disampaikan Ferdinand mengomentari cuitan Tengku Zul yang menyebut negeri ini tidak jelas arahnya baik itu di sektor agraris maupun industri lantaran produk impor membanjiri pasar Indonesia. 

"Zul, kekurang pahamanmu tentang bangsa ini dan kondisinya membuat kamu ngedumel setiap hari, ngomel-ngomel gak jelas gitu," tulis Ferdinand di akun Twitternya, Jumat (3/7/2020). 

"Coba belajar membandingkan jumlah penduduk dengan segala kebutuhannya supaya paham dikit," sindir @FerdinandHaean3.

Ferdinand lantas menyentil Tengku Zul dengan menyinggung sektor pertanian dan industri di era Presiden ke-2 Soeharto. 

Tengku Zul diketahui beberapa kali memuji kepemimpinan Soeharto dan dijadikan bahan perbandingan dalam mengkritik pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). 

"Lagipula Zul, kenapa dulu Soeharto tidak menyiapkan industri dan lahan pertanian ya?" sentil @FerdinandHaean3.

Sebelumnya, Tengku Zulkarnain berpendapat bahwa negeri ini tidak jelas arahnya, baik itu dilihat dari sektor agraris maupun industri. 

Alasannya, Tengku Zul menyebut jika Indonesia disebut negeri agraris, maka hal itu tidak tepat karena pertanian di bangsa ini jeblok dan hampir semua bahan pangan diimpor. 

Begitu juga sebagai negeri industri tidak sesuai, lantaran disebut Tengku Zul, pasar Indonesia dibanjiri barang impor, sementara produk dalam negeri diobral ke asing dengan harga murah. 

"Negeri ini tidak jelas arahnya. Mau dibilang negeri Agraris, Pertaniannya Jeblok, hampir semua bahan pangan dan sayuran, IMPOR," tulis Tengku Zul di akun Twitternya, Jumat (3/7/2020). 

"Mau dibilang negeri Industri, hampir semua barang Industrinya IMPOR.

Semua diobral ke Asing dengan harga murah," sambung @ustadtengkuzul.

Tengku Zulkarnain menambahkan, jika kondisi demikian dibiarkan maka akan hancur, sementara di satu sisi pemerintah juga tidak mau dikritik. 

"Dikritik NGAMUK. Dibiarkan HANCUR. Oala...," pungkas Tengku Zulkarnain

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli