• News

  • Peristiwa

Tito Berharap Partisipasi Pemilih di Pilkada 2020 Lebih dari 50 Persen 

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.
Kemendagri
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengharapkan agar target partisipasi pemilih bisa mencapai angka di atas 50 persen.

"Target partisipasi, ya jelas kami harapkan di atas 50 persen. Kalau bisa semakin tinggi, semakin baik," ujar Tito dalam seminar daring di Jakarta, Sabtu (5/7/2020).

Menurut penuturan Ketua KPU Arief Budiman, jumlah pemilih dalam Pilkada 2020 berdasarkan data 9 Juni adalah sekitar 106 juta orang (106.774.112 orang).

Dengan demikian, berarti target pencapaian partisipasi pemilih dalam Pilkada 2020 yang diharapkan Mendagri adalah separuhnya yaitu di atas 53 juta orang (53.387.056 orang).

Pilkada Serentak 2020 sendiri akan dihelat di 270 daerah. Pemungutan suara akan dilakukan serentak pada 9 Desember mendatang dan dilanjutkan penghitungan suara berjenjang dari tingkat TPS, kecamatan hingga kabupaten/kota dan provinsi.

Tahapan Pilkada sempat tertunda pada bulan Maret karena pandemi COVID-19. Jika tak ada pandemi, pemungutan suara Pilkada bakal dilaksanakan oleh 270 daerah pada 23 September 2020 mendatang.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) kemudian menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) nomor 2 tahun 2020 tanggal 4 Mei 2020 tentang penundaan Pilkada ke Bulan Desember.

Namun, Perppu Penundaan Pilkada itu digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) oleh Paguyuban Warga Solo Peduli Pemilu (PWSPP) pada Rabu 10 Juni 2020.

Ketua PWSPP Johan Syafaat Mahanani khawatir penyebaran COVID-19 semakin luas karena banyak pertemuan akan dilakukan dalam proses pilkada itu.

Sedangkan, Arief Budiman menegaskan bahwa penerapan protokol kesehatan akan dilakukan secara ketat dalam rangka pelaksanaan Pilkada 2020 di masa pandemi COVID-19. Demikian seperti dilansir Antara.

 

Editor : Irawan.H.P