• News

  • Peristiwa

Soal Reshuffle Kabinet, Novel PA 212: Ahok Sumber Masalah dan Produk Gagal

Komisaris Utama PT. Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama (BTP/Ahok) dan musisi Glenn Fredly.
Istimewa
Komisaris Utama PT. Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama (BTP/Ahok) dan musisi Glenn Fredly.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin mengoentari munculnya nama Basuki Tjahaja Purnama (BTP/Ahok) dalam bursa reshuffle menteri. Ahok diisukan bakal jadi Menteri BUMN di Kabinet Indonesia Maju.

Menurut Novel, rakyat akan resah jika Ahok diangkat jadi menteri, karena Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina itu merupakan sumber masalah dan produk gagal.

Bahkan Novel menyebut, sebelum Ahok jadi Komut Pertamina, dirinya sudah mengingatkan bahwa mantan Gubernur DKI Jakarta itu hanya akan menjadi musibah bagi rakyat Indonesia.

"Kalau pun terjadi resuffle kabinet jilid pertama ini, saya sudah katakan dari pertama di beberapa media ketika Ahok dijadikan Komut Pertamina maka akan menjadi musibah buat rakyat Indonesia, apalagi dijadikan menteri BUMN maka akan dibuat resah lagi," kata Novel kepada netralnews.com, Minggu (6/7/2020).

"Karena Ahok tidak pernah lepas dari sumber masalah serta produk gagal dan memang dipasang untuk dijadikan sumber kegaduhan dan adu domba," sambungnya.

Lebih jauh, tokoh Front Pembela Islam (FPI) ini mengaku heran karena Ahok seperti diistimewakan di pemerintahan Joko Widodo (Jokowi), padahal banyak putra putri terbaik bangsa yang lebih layak jadi Komut Pertamina ataupun menteri.

"Karena Indonesia ini tidak pernah kekurangan dari putra putri terbaiknya, bahkan putra putri asli bumi pertiwi yang jelas kesetiaannya bukan pengkhianat yang menggadekan atau menjual aset bangsa dan negara ini kepada aseng," pungkas Novel. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli