• News

  • Peristiwa

Sering Delay, UAS Akan Dibelikan Pesawat, Netizen: di Baling2 Jgn Lupa Stempel Halalnya

Ustaz Abdul Somad
foto: mediaindonesia.com
Ustaz Abdul Somad

BANDA ACEH, NETRALNEWS.COM - Masyarakat Aceh kini tengah menggalang dana untuk membeli sebuah pesawat untuk ustad Abdul Somad atau UAS. Kini, dana yang sudah terkumpul sekitar Rp 30 juta sejak digulirkan penggalangan.

Beritabtersebut menjadi sorotan warganet. Akun FB @Asep Djafar, Jumat (10/7/2020) membagikan tautan dan dikomentari banyak netizen.

@Asep Dafar: ga dosa ko...!

@Lendro Siregar: Jgn itu buatan kafir

@Joni Tuku: Tu pesawat buatan mana UAS? Eropa atau Arap?

@Inti Anugerah Pratama: Eiiittt...infaq untuk beli pesawat, wahhh..tidak salah ni...setau saya infaq itu untuk fakir dan yatim piatu....atau bangun mesjid....semakin gila kalian...

@Sairah Md Salim: Itu buatan kafir loooo pesawat nnti di baling"jgn lupa stempel halalnya jgn lupa


Sebelumnya dilansir Jawapos.com, Tgk Faisal Ali, seorang penggagas pembelian pesawat untuk UAS, Selasa (3/7), mengatakan: “Penggalangan dimulai sejak Senin (2/7) malam. Kini sudah terkumpul tiga puluhan juta. Dan ini belum sampai 24 jam.”

Faisal mengungkapkan alasan pihaknya melakukan penggalangan tersebut lantaran peduli dan mendukung penuh aktivitas UAS.

Selama ini kegiatan UAS sering terganggu karena pesawat yang ditumpangi sering tertunda, sehingga jadwal ceramahnya sering meleset.

“Seperti saat ia ingin mengisi ceramah di Sibreh, Aceh Besar, pesawat yang ditumpangi UAS mengalami delay selama dua jam,” ungkapnya.

Dia menilai, sosok UAS kini sangat disukai dan dicintai masyarakat Indonesia, khusunya di Aceh.Sehingga tidak alasan tidak bisa mewujudkan gagasan yang telah dibahas sejak tiga bulan silam.

Ia yakin masyarakat mau dan mampu menyumbang dana pembelian pesawat untuk transportasi dakwah UAS ke penjuru Nusantara.

“Ini bukan hal yang mustahil. Kalau bisa melebihi harga pesawat Irwandi Yusuf (Gubernur Aceh),” pungkasnya.Pembelian pesawat dari masyarakat Aceh memang bukan hal yang pertama.

Di era kemerdekaan, masyarakat Aceh juga menyumbang hartanya untuk membeli pesawat pada Presiden Pertama Indonesia, Soekarno.

Itu pulalah yang menjadi cikal bakal maskapai Garuda Indonesia.

“Target kita bisa dapat beli pesawat. Kalau pesawat Irwandi itu tiga miliar, ini bisa kita beli lima miliar. Jenis dan spesifikasinya akan kita bicarakan dengan teman-teman yang ahli. Kita berharap masyarakat Aceh mendukung gagasan ini,” tutupnya.

Editor : Taat Ujianto