• News

  • Peristiwa

Tommy Soeharto Marah Saat Rapat Partai Berkarya, MLT: Pengen Besar Diawali Ribut2

Tommy Soeharto
Galamedianews.com
Tommy Soeharto

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Umum Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, berang dan mengusulkan pencopotan keanggotaan Presidium Penyelamat Partai Berkarya (P3B) jika tetap menggelar musyawarah luar biasa (Munaslub) dan mengabaikan arahannya.

Dengan pernyataan mengandung amarah, Tommy menyebut P3B merusak citra dan memecah belah partai.

Pernyataan Tommy mengundang perhatian warganet. Akun @Mak Lambe Turah, Sabtu (11/7/2020) membagikan tautan dan cuitannya dikomentari banyak warganet.

@Mak Lambe Turah: ga cuma partai besar yang ribut, partai kecil yg pengen besar juga diawali dengan ribut2, yaudah Mak nyimak aja sambil ngapdet.

@Martha Apuk Sari: Terlalu halu ingin mimpin Indonesia maka nya udh mulai stress

@Nur Aisyah: Cerdass. Piinterr. Semuaaa

@Deden Luo: ngeri mak liat photo nya

Sebelumnya dilansir Tempo, Tommy Soeharto mengatakan: Jika diabaikan, dengan izin Rapat Pleno ini, dan juga dukungan segenap pengurus nantinya, saya akan mengambil tindakan tegas untuk mencabut keanggotaan dan mencopot sebagai pengurus maupun juga sebagai anggota Majelis Tinggi Partai,” ujar Tommy, dalam Rapat Pleno Dewan Pimpinan Pusat Partai Berkarya, di Gedung Granadi, Jakarta, Rabu, 8 Juli 2020.

Presidium Penyelamat Partai Berkarya belakangan mendesak diselenggarakannya Musnaslub, yang kemudian ditentang DPP Partai Berkarya karena dianggap inkonstitusional dan memecah belah kesatuan partai.

Tommy menyebut pembentukan Presidium Penyelamat Partai Berkarya atau P3B serta penyelenggaraan Munaslub itu merupakan gambaran dinamika politik yang tidak produktif dan kebablasan. “Pada sisi lain, dinamika yang awalnya positif, justru menjadi kebablasan.” ujarnya.

Berdasarkan Rapat Pleno yang dihadiri 33 pengurus DPP itu, Sekretaris Jenderal  Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso kemudian memutuskan akan memberhentikan  secara tetap para pengurus yang tergabung dalam P3B, serta mencabut segala hak keanggotaan, dan melarang penggunaan simbol-simbol Partai Berkarya.

Editor : Taat Ujianto