• News

  • Peristiwa

Tudingan Transfer Uang dan Sarankan Opposite6891 Kabur ke Belgia, Begini Jawaban Haikal

Juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Haikal Hassan Baras
Istimewa
Juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Haikal Hassan Baras

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Haikal Hassan Baras menjawab tudingan yang menyebut dirinya mentransfer sejumlah uang ke pemilik akun Twitter @opposite6891 hingga menyarankan untuk kabur ke Belgia.

Adalah akun @xdigeeembok yang menghembuskan isu keterkaitan Haikal dengan pemilik akun yang membocorkan data pribadi pegiat media sosial Denny Siregar itu.

Soal tudingan transfer uang ke @opposite6891, tidak dibantah oleh Haikal Hassan. Ia mengaku pernah memberikan sejumlah uang untuk kebutuhan primer keluarga pemilik akun @opposite6891.

“Untuk kasus adanya transferan ke opposite, saya bantu untuk kebutuhan primer keluarganya di Jakarta,” tulis Haikal Hassan di akun Twitternya, Sabtu (11/7/2020).

"Dan ybs (@opposite6891) bukan orang yang ada dalam daftar yang dikeluarkan polisi untuk dicari. Kalau ada data itu, mustahil saya mau transfer, karena itu membantu sebuah kejahatan. @xdigeeembok," jelas Haikal.

Sementara mengenai isu pernah menyarankan pemilik akun @opposite6891 untuk kabur ke Belgia, Haikal Hassan tidak memberikan jawaban secara gamblang. Ia justru balik bertanya dan mempersilahkan akun @xdigeeembok untuk menanyakan hal tersebut ke pihak kepolisian.

"Saya menyarankan kabur? @xdigeeembok Silahkan tanyakan ke @CCICPolri. Gak ada yang rahasia bagi negara. Siapa yang cooperatif???  dan berkali-kali saya telah jelaskan langsung ke para petinggi Polri. Bahkan TOP LEVEL," cuit @haikal_hassan.

Sebelumnya, akun Twitter @xdigeeembok membeberkan dugaan keterlibatan penceramah Haikal Hassan (Babe Haikal) dengan akun @opposite6891 yang membocorkan data pegiat media sosial Denny Siregar.

Menurutnya, Haikal pernah mentransfer uang sebesar Rp5 juta ke Wahyu Budi Laksono, orang yang diduga sebagai pemilik akun @opposite6891.

Akun @xdigeeembok pun berharap Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) bisa menelusuri lebih detail soal transaksi yang dilakukan Babe Haikal.

"Jutaan kali ayyy bilang: @haikal_hassan terlibat dengan Wahyu @opposite6891 ada transfer 5 juta buat si Wahyu," tulis @xdigeeembok, Sabtu (11/7/2020).

"Ayyy berharap @PPATK bisa mengecek lebih detail. Biar bacot babe kicep.

#GrudukOpposite6890," sambungnya.

Selain mentransfer sejumlah uang, @xdigeeembok mengungkapkan jika Haikal Hassan juga menyarankan pemilik akun @opposite6891 untuk kabur ke Belgia.

"Pas Maret 2019, @haikal_hassan menyarankan Wahyu @opposite6891 kabur ke Belgia. Yaelah transfer 5 juta suruh primata ngumpet di Belgia," cuit @xdigeeembok.

Karenanya, lanjut @xdigeeembok, pihak kepolisian bisa memanggil juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 itu untuk diperiksa lebih jauh soal keterkaitannya dengan akun @opposite6891.

"Pak @CCICPolri bisa dipanggil nih si Babe... Sedot HP-nya pak. Mau dia delete tetep aja bisa disedot. #GrudukOpposite6890," pungkas @xdigeeembok.

Seperti diberitakan, saat ini polisi tengah memburu pemilik akun Twitter @opposite6891 dalam kasus kebocoran data pribadi pegiat media sosial Denny Siregar. Akun tersebut menyebarkan data Denny yang terdiri dari nama, alamat, NIK, KK, IMEI, OS, hingga jenis perangkat.

"Jadi, untuk pemilik akun Twitter opposite6890 memang sedang kami lidik di mana keberadaannya," kata Kasubdit I pada Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Polisi Reinhard Hutagaol, Jumat (10/7/2020).

Sementara itu, terduga pelaku yang membocorkan data pribadi Denny Siregar kepada akun Twitter @opposite6891, telah diringkus pihak kepolisian di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (9/7/2020).

Pelaku berinisial FPH (26) merupakan karyawan outsourcing Telkomsel yang bekerja sebagai Customer Service di GraPARI Rungkut, Surabaya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati