• News

  • Peristiwa

Terduga Teroris Tewas Ditembak Densus 88, Fadli Zon: Pancasila Hanya Dijadikan Jargon

Terduga teroris tewas ditembak Densus 88.
Police
Terduga teroris tewas ditembak Densus 88.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi partai Gerindra Fadli Zon menyindir pemerintah terkait dengan penangkapan terduga teroris di Semarang hingga meninggal dunia.

Menurut Fadli Zon, kebrutalan polisi dilakukan berulang kali dengan kasus serupa tanpa keadilan.

Hal itu diungkapkan anak buah Menhan Prabowo itu lewat akun resmi twitternya @fadlizon seperti dilansir Jakarta, Senin (13/6/2020). Dia pun melansir berita media daring berjudul: Pemuda Tewas Usai Ditangkap Densus, Keluarga: Ditembak di Perut dan Paha

"Kebrutalan ini terus berulang n berlalu tanpa keadilan. Dimana Pancasila, sila kedua: kemanusiaan yang adil dan beradab. Pancasila hanya dijadikan jargon sementara pelaksanaannya nol besar," cuitnya.

Muhammad Jihad Ikhsan (22) tewas usai ditangkap Densus 88 Antiteror di Sukoharjo, Jawa Tengah. Mabes Polri menyebut melakukan tindakan terukur karena Ikhsan melawan petugas saat akan ditangkap.

Namun pihak keluarga mempertanyakan adanya tembakan di bagian perut. Pendamping keluarga dari The Islamic Study and Action Center (ISAC), Endro Sudarsono, mengatakan telah menerima jenazah Ikhsan di Semarang. Di sana, dia mendapatkan keterangan bahwa Ikhsan mendapatkan tembakan dua kali.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sulha Handayani