• News

  • Peristiwa

Remehkan @xdigeeembok, Mustofa Nahrawardaya Kena Semprot Namanya ‘Pantat Monyet‘

Mustofa Nahrawardaya
foto: instagram
Mustofa Nahrawardaya

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Di media sosial ramai digunjingkan keberadaan akun @xdigeeembok yang kesal dengan cuitan sosok Mustofa Nahrawardaya.

Dalam cuitannya, Senin (13/7/2020), Mustofa Nahrawardaya mengatakan:

Sesungguhnya, @xdigeeembok tak bisa bongkar data. Terbukti sudah sy tantang untuk bongkar semua tth saya,dia angkat tangan. Tapi kalau bongkar IMEI, No HP, SMS in, SMS Out, mungkin dia bisa. Jago! Tapi skr pura2 g...

@xdigeeembok pun menjawab:

Forensik ayyy khusus orang. Bukan forensik Pantat Monyet. lnget status lo masih tersangka loh, belom ada yg cabut laporan. Jangan sok nantangin bisa kena asam urat lagi lo.

Untuk diketahui, Mustofa adalah sosok yang sebelumnya menjadi tersangka karena cuitannya tahun silam saat ramai pascapilpres .

Cuitan yang dipersoalkan itu diunggah di akun Twitter @AkunTofa yang menggambarkan ada seorang anak bernama Harun (15) yang meninggal setelah disiksa oknum aparat.

"Innalillahi-wainnailaihi-raajiuun. Sy dikabari, anak bernama Harun (15) warga Duri Kepa, Kebon Jeruk Jakarta Barat yg disiksa oknum di kompleks Masjid Al Huda ini, syahid hari ini. Semoga Almarhum ditempatkan di tempat yang terbaik disisi Allah Swt., Amiiiin YRA," demikian cuitan di @AkunTofa disertai emoticon menangis dan berdoa.

"Iya benar," kata Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Rickynaldo Chairul saat dimintai konfirmasi mengenai cuitan Mustofa, Minggu (26/5/2019).

Kala itu di media sosial, ramai disebarkan informasi disertai narasi hoaks bahwa ada korban anak di bawah umur bernama Harun Rasyid dipukuli hingga meninggal. Peristiwanya disebut terjadi di dekat Masjid Al-Huda, Jajan Kampung Bali XXXIII No. 3, RT 2 RW 10, Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Polri kemudian membantah hoaks tersebut. Polri mengatakan bahwa peristiwa dalam video tersebut faktanya adalah penangkapan salah seorang perusuh bernama A alias Andri Bibir. Polri memastikan pelaku perusuh itu masih hidup. Peristiwa itu sendiri terjadi pada hari Kamis (23/5) pagi. Polri menegaskan narasi dalam video yang viral di Twitter hoaks.

Editor : Taat Ujianto