• News

  • Peristiwa

Bamsoet Tegaskan: Bukan Agama, yang Ada Orang Radikal! Jangan Ragu Laporkan!

 Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo
foto: okezone
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo menegaskan peran para pemuka agama sangat besar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, khususnya menjaga kebhinnekaan dan persatuan bangsa.

"Para pemuka agama kini mempunyai tantangan yang tidak ringan. Selain merekatkan ikatan kebangsaan, pemuka agama juga harus menjadi bagian dari penyejuk masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Bambang Soesatyo (Bamsoet) dalam pernyataan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Kamis (16/7/2020).

Hal itu disampaikan politikus senior Partai Golkar tersebut dalam Bincang Santai Sosialisasi Empat Pilar Antar Umat Beragama di Denpasar, Bali.

Acara yang digelar oleh Gerakan Membangun Solidaritas (Gerak BS) Bali itu menghadirkan pembicara utama Gus Nuril Arifin Husein dan para tokoh lintas agama di Bali.

Selain sebagai pendingin hati masyarakat dan pengayom, kata dia, para pemuka agama mempunyai posisi penting dalam menjaga kebhinnekaan dan persatuan bangsa.

Mantan Ketua DPR RI itu menegaskan kerukunan antarumat beragama menjadi fondasi utama bagi kelangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Jangan sampai, kata dia, Indonesia mengikuti negara-negara seperti di Timur Tengah yang selalu berkonflik antara satu dengan yang lainnya, apalagi konflik yang mengatasnamakan agama.

"Kedamaian dan kelangsungan negara harus kita jaga dengan baik. Jangan sampai kita terjebak dalam konflik horizontal berkepanjangan yang tidak akan ada habisnya. Konflik di berbagai negara Timur Tengah telah menjadi pelajaran penting bagi kita. Agama seharusnya digunakan untuk mendamaikan dan mencerahkan umat manusia, bukan sebagai alat adu domba," kata Bamsoet.

Editor : Taat Ujianto