• News

  • Peristiwa

Pesan Sadis Pisau Ditinggal Dekat Jasad Yodi, MLT: Biasa Baca Agatha Christie, Tau lah

Kekasih Yodi Prabowo, Suci Fitri Rohmah
Youtube
Kekasih Yodi Prabowo, Suci Fitri Rohmah

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pelaku pembunuh Editor Metro TV, Yodi Prabowo hingga kini yang masih menjadi teka-teki. Selain kelewat sadis lantaran nekat membunuh, rupanya ada fakta lain dari sosok pembunuh editor Metro TV yang tak kalah mencengangkan.

Ahli Viktimologi, Heru Susetyo mengatakan bahwa pelaku memang sengaja meninggakan barang bukti pisau di dekat jenazah Yodi Prabowo.

Melansir dari TribunWow (grup TribunJatim.com), di acara Apa Kabar Indonesia Malam tv One pada Senin (13/7/2020), Heru Susetyo mencoba menguak maksud sang pelaku.

Ia menjelaskan bahwa sebenarnya pisau itu bisa menjadi pesan dari pelaku untuk orang-orang terdekat Yodi Prabowo.Pasalnya menurut Heru, seorang pembunuh profesional pun akan menghilangkan jejak agar kejahatannya tidak diketahui oleh siapapun.

Akun FB @Mak Lambe Turah ikut gemas. Rabu (22/7/2020), MLT ikut membuat cuitan mengomentari hal itu.
·
Gausah penjelasan ahli, kita2nya para netisen yang biasa nonton film2 hollywood dan biasa baca buku2 Atgatha Christie pasti tau lah, pembunuh ga bakal ninggalin jejak apalagi pisau

Berbeda dengan kasus Yodi, sang pembunuh justru sengaja membuang pisau tak jauh dari jasad korban.

"Terkait dengan proses ataupun modus operasi sampai terbunuhnya saudara Yodi Prabowo saya melihatnya memang sepertinya ada pesan yang ingin diberikan oleh tersangka atau pelaku dengan meninggalkan pisau di tempat tak jauh dari korban," kata Heru.

Menurut Heru, lazimnya pisau tak akan ditinggalkan begitu saja agar tak mudah diketahui jejaknya.

Sehingga, Heru yakin bahwa pelaku ingin memberikan pesan.

"Karena kalau seorang profesional yang memang tujuannya ingin membunuh dan tidak ingin terlacak secara cepat, tidak ingin diketahui secara cepat tentunya dia berusaha menghilangkan jejak-jejaknya."

"Tapi ini kan seperti memberikan pesan entah kepada siapa, entah kepada keluarganya Yodi, entah orang-orang sekitarnya," ujar dia, dikutip TribunJatim.com, Selasa (14/7/2020).

Heru menduga pelaku ingin menunjukkan betapa marahnya ia pada Yodi."Bahwa orang ini sudah saya hukum, sudah jadi korban kemarahan saya, korban dan sebagainya."

"Jadi saya melihat ada pesan yang disampaikan dengan meletakkan pisau tak jauh dari korban, karena melihat posisinya bahwa almarhum ditemukan setelah tiga hari dari Rabu hingga Jumat, artinya ada jeda waktu cukup panjang," terang Heru.

Editor : Taat Ujianto