• News

  • Bisnis

COVID-19 Makin Menakutkan, Rupiah Kian Melemah

Rupiah kian melemah terhadap dolar AS.
Monex
Rupiah kian melemah terhadap dolar AS.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore, ditutup terkoreksi seiring kekhawatiran pasar terhadap semakin besarnya dampak pandemi COVID-19 terhadap ekonomi global.

Rupiah ditutup melemah 30 poin atau 0,21 persen menjadi Rp14.630 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.600 per dolar AS.

"Pasar memiliki alasan untuk khawatir tentang prospek AS yang melambat akibat pandemi COVID-19 yang terus meningkat, serta mengakibatkan PDB kuartal II mengalami kontraksi dan mengakibatkan AS memasuki fase resesi," kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi, Senin, (3/8/2020).

Pemerintah AS sejauh ini berjuang untuk mencapai kesepakatan di Senat untuk memompa lebih banyak uang ke dalam ekonomi terbesar dunia itu.

Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows mengatakan bahwa ia tidak optimis untuk segera mencapai kesepakatan mengenai putaran undang-undang berikutnya untuk memberikan bantuan kepada AS yang sangat terpukul oleh wabah COVID-19.

Sementara itu, defisit fiskal AS yang meningkat untuk membiayai stimulus, mendorong lembaga pemeringkat kredit Fitch Ratings merevisi prospek peringkat triple A Amerika Serikat menjadi negatif dari stabil.

Meskipun pasar belum menunjukkan reaksi langsung terhadap penurunan peringkat tersebut, hal itu masih menandai perbedaan yang tajam dengan Uni Eropa, yang mendapat dorongan dari keputusan Standard and Poor's untuk meningkatkan prospek peringkatnya menjadi positif dari stabil.

Sentimen pada euro telah membaik setelah para pemimpin Uni Eropa menyetujui bulan lalu, untuk dana pemulihan ekonomi 750 miliar euro, sementara juga mengambil utang bersama dalam dorongan besar untuk kerja sama regional.

Selain itu, pelaku pasar juga mengawasi ketegangan yang meningkat antara Washington dan Beijing di banyak bidang, termasuk perdagangan, teknologi, dan geopolitik. Dalam beberapa hari terakhir, Presiden AS Donald Trump mengancam akan melarang TikTok, aplikasi video populer yang dijalankan oleh ByteDance China.

Sekretaris Negara Mike Pompeo mengatakan Trump akan mengambil tindakan segera pada perusahaan perangkat lunak China yang memasok data langsung ke pemerintah Beijing, yang menimbulkan risiko bagi keamanan nasional AS.

Rupiah pada pagi hari dibuka di posisi Rp14.605 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.603 per dolar AS hingga Rp14.648 per dolar AS.

Dilansir Antara, kurs tengah Bank Indonesia pada Senin menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp14.713 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.653 per dolar AS.

Editor : Sulha Handayani