• News

  • Peristiwa

MLT Semprot Hadi Pranoto: Ratu Elizabeth 94 Tahun, Ga Bakal Konsumsi Ramuan Antaberantah

Hadi Pranoto
Inilah Koran
Hadi Pranoto

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sosok Hadi Pranoto semakin ramai digunjingkan warganet di sosial media setelah mengklaim menemukan obat Covid-19. Baru-baru ini, ia melontarkan pernyataan yang mengejutkan. Katanya bahwa obat racikannya itu pernah dikirim ke Ratu Elizabeth II.

Hadi pun tanpa ragu menceritakan kala dirinya diminta mengirimkan 5.000 botol obat covid-19 ke Ratu Elizabeth II.

"Ya dipesan Ratu Elizabeth. Jadi kan gini, saya pernah kirim 5000 botol ke British, Ratu Elizabeth II minta untuk pengobatan keluarganya dan Alhamdulillah mereka semuanya sembuh," kata Hadi pada Selasa (4/8/2020).

Sontak warganet berkomentar. Akun FB @Mak Lambe Turah, Rabu (5/8/2020) membagikan tautan dan membuat cuitan:

Sepengetahuan Mak, seorang Ratu Elizabeth yg berusia 94 tahun ga bakal konsumsi ramuan yang ga jelas dari negara anta berantah
Gausah sekelas ratu Elizabeth..Mak aja yang bukan siapa2, kalo milih sesuatu buat kesehatan tuh bener2 teliti, gak asal2an.

Kalo kyk minum obat, kita kudu konsultasi sama dokter biar dapat resep
kalo kyk reramuan jejamuan yah kudu konsultasi sama yg ahli biar ga asal minum

Soal kayak obat juga cocok2an, ada yg cocok ada yg enggak makanya perlu resep dokter karena tubuh kita beda2.
Misal kyk di resep dokter gitu ada yg ga cocok sama Amoxilin, nah itu nanti dikasih alternatif lain dari dokter.

Kayak jamu2an apalagi, ga smua kita cocok.

Kayak Seledri dan kunyit ga boleh untuk orang yg tensi rendah, dll
jadi gabisa dipukul rata....

Sebelumnya dilansir Suara.dom, Hadi mengungkapkan bahwa obatnya bisa sampai dipesan Ratu Elizabeth II karena hasil riset yang dilakukan beberapa negara mengenai ramuannya.

"Itu kan gini ya. Karena teman kita saling tukar informasi, saling mencoba hasil temuan kita seperti apa kualitasnya dan kemampuannya. Ternyata hasilnya luar biasa baik," ujar Hadi.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan telah menjalin kerja sama dengan negara lain dalam pengembangkan penelitiannya. Namun kerja sama itu hanya sebatas komunikasi.

"Ya kita ingin tahu perkembangan di masing-masing negara di Europe, Amerika, di Asia, dan lain-lainnya," sambung Hadi.

Ketika ditanya kapan Ratu Elizabeth memesan obatnya, Hadi tak menjawab. Ia lantas menegaskan bahwa obatnya telah diakui dunia dan bermanfaat untuk orang-orang.

"Tujuannya satu supaya kita terbebas dari Covid-19 ini dan kita bisa beraktivitas kembali normal," kata Hadi.
Kontan pernyataan Hadi soal obatnya dipesan Ratu Elizabeth II itu menuai rekasi dari warganet.

Akun sosial media Suwarman Jkkt menganggap bahwa Hadi Pranoto tengah berhalusinasi dengan pikiran-pikirannya.

"Wah, Menkes Sunda empire," komentarnya.


"Nah gitu dong, halunya mesti lebih mendunia. Jangan kalah sama Rangga Sunda Empire ah, malu. Btw, orang Bogor kan ini? Entah kenapa rata-rata dari Tanah Pasundan muncul beginian, bikin malu saja," tulis Anti Gundulu Wo.

"Kirim ke Ratu Elizabeth? Mana buktinya?" tanya akun Wagwag Sandy

Editor : Taat Ujianto