• News

  • Peristiwa

Din Syamsuddin Cs Bentuk KAMI, Rustam: Mungkin Gerakan Lansia

Pemerhati politik dan ekonomi, Rustam Ibrahim
Istimewa
Pemerhati politik dan ekonomi, Rustam Ibrahim

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pemerhati politik dan ekonomi, Rustam Ibrahim mengomentari dibentuknya Koalisi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) oleh Din Syamsuddin cs.

Rustam menyebut bahwa yang ia ketahui KAMI merupakan Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia yang dibentuk pada tahun 60-an.

Dikutip dari Wikipedia, Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) merupakan sebuah kelompok anti-komunis yang kebanyakan beranggotakan kaum muda yang dibentuk pada 27 Oktober 1965. Anggota KAMI terdiri atas berbagai golongan dan agama.

"Saya ditanya tentang KAMI. KAMI adalah singkatan dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI), gerakan mahasiswa, kaum muda pada pertengahan tahun 1960-an, kata saya," tulis Rustam di akun Twitternya, dikutip netralnews.com, Kamis (6/8/2020).

Sementara untuk KAMI bentukan Din Syamsuddin cs, Rustam menduga bahwa itu merupakan Gerakan kaum lanjut usia (lansia).

"Kalau KAMI yang sekarang? Saya tidak tahu, mungkin gerakan kaum lansia, kata saya," sentil @RustamIbrahim.

Sebelumnya, sejumlah tokoh yang kerap mengkritisi pemerintahan Joko Widodo (Jokowi), bersatu dan menggelar pradeklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Jakarta pada Minggu (2/8/2020).

Tokoh-tokoh yang hadir dalam pradeklarasi KAMI, yakni mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, pakar filsafat Rocky Gerung, ahli hukum tata negara Refly Harun, mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu dan beberapa tokoh lainnya.

Din Syamsuddin dalam acara pradeklarasi itu mengungkapkan bahwa KAMI  merupakan gerakan moral seluruh elemen dan komponen bangsa untuk menyelamatkan Indonesia.

“KAMI, pada pemahaman saya adalah sebuah gerakan moral seluruh elemen-elemen dan komponen bangsa lintas agama, suku, profesi, kepentingan politik kita bersatu, kita bersama-sama sebagai gerakan moral untuk menyelamatkan Indonesia,” ujar Din. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati