• News

  • Peristiwa

Forum Advokat: Seret Denny Indrayana Ke Meja Hijau

Denny Indrayana
Istimewa
Denny Indrayana

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Forum Advokat Pengawal Demokrasi mendesak Polda Metro Jaya dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta menuntaskan penyidikan perkara dugaan korupsi pengadaan penyedia layanan pembayaran biaya paspor secara online (payment gateway) di Direktorat Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). 

Pasalnya, Forum Advokat Pengawal Demokrasi menyebut, kasus dengan laporan polisi No. LP/166/2015/Bareskrim yang menyeret nama Denny Indrayana, mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu telah bergulir sejak 2015 lalu, namun seolah hilang ditelan bumi. 

Dalam perkara yang telah dilimpahkan Bareskrim Polri dan ditangani Polda Metro Jaya serta Kejati DKI ini, Denny Indrayana telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 dan Pasal 23 UU No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No. 20 tahun 2001 Tentang Perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 Jo. Pasal 421 KUHP Jo. Pasal 55 ayat (1) ke (1) KUHP.

"Kami mendesak Kepolisian dan Kejaksaan Tinggi DKI agar dapat melanjutkan proses penyidikan perkara di atas, mengingat sejak 2015 hingga saat ini kasus yang melibatkan Denny Indrayana seolah hilang ditelan bumi," kata Sekjen

Forum Advokat Pengawal Demokrasi, Zulfikri dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/8/2020). 

"Jangan sampai, penetapan status tersangka ini seperti 'drama politik' dua institusi. Masyarakat perlu tahu bahwa ada perkara besar yang melibatkan mantan pejabat negara, Wamenkumham era Presiden SBY dan butuh penyelesaian di meja hijau," tegasnya.

Zulfikri menambahkan, pihaknya berharap Kepolisian dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta membuka seterang-seterangnya kasus tersebut agar rasa keadilan masyarakat terpenuhi dan tidak ada kesan tebang pilih dalam penegakkan hukum. 

"Kami tak ingin hukum seakan tumpul ke atas. Maka tak ada jalan lain, selain melanjutkan proses hukum terhadap Denny Indrayana. Sudah terang benderang dalam perkara tersebut diatas, Denny Indrayana telah berstatus tersangka, namun kasus ini kemudian tak jelas penyelesaiannya," tandasnya.

"Forum Advokat Pengawal Demokrasi berharap, Kepolisian dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta membuka seterang- seterangnya status hukum Denny Indrayana karena hal itu menjadi hak publik. Selanjutnya kami meminta segera limpahkan perkara ini ke pengadilan sebagai cara penyelesaian hukum yang dapat memenuhi rasa keadilan bagi semua," pungkas Zulfikri.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati