• News

  • Peristiwa

Bunuh, Karungin Jasad Pacar, Jujur ke Ibu Kandung, MLT: Gedein Anak Tak Semudah Bikinnya

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan didampingi Wakapolres AKBP A Agus R dan Kanit PPA Ipda Riskawati menunjukkan sejumlah barang bukti kasus pembunuhan yang dilakukan oleh seorang remaja di Rancaekek
Notif.id
Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan didampingi Wakapolres AKBP A Agus R dan Kanit PPA Ipda Riskawati menunjukkan sejumlah barang bukti kasus pembunuhan yang dilakukan oleh seorang remaja di Rancaekek

RANCAEKEK, NETRALNEWS.COM -Warga di Rancaekek, Bandung, Jawa barat heboh dengan kasus pembunuhan keji terhadap siswa SMA yang dilakukan pelajar di salah satu SMK di kota tersebut.

Seorang siswi SMA dilaporkan telah dibunuh pacarnya yang juga masih duduk di bangku SMK. Pelaku mengaku terpakar api cemburu buta sehingga tega menghabisi korban dengan menjeratnya pakai tali tambang usai menyetubuhinya.

Peristiwa terjadi pada Rabu (5/8/2020) sore. Korban saat itu mendatangi rumah kontrakan orang tua pelaku. Pengakuan pelaku, keduanya lantas melakukan hubungan badan.

Selesai berhubungan badan, perempuan malang tersebut dicecar pertanyaan terkait seseorang yang diunggah di media sosialnya. Ia pun mengakui bahwa pria dalam postingan tersebut merupakan pacarnya. Kemudian terjadilah aksi keji.

Menanggapi peristiwa miris tersebut, akun FB @Mak Lambe Turah, Kamis (6/8/2020) membagikan tautan dan membuat cuitan:

itulah yang mak selalu bilang, gedein anak itu ga semudah bikinnya...
Semoga kita disini harus lebih waspada terhadap anak2 kita

Sebelumnya diberitakan, Kapolresta Bandung Kombes Hendra Kurniawan, Kamis (6/8/2020), menyebutkan bahwa pelaku mengaku gelap mata setelah tahu korban memiliki pacar.

"Korban ini punya hubungan pacaran, ternyata anak korban ini, memiliki pacar lain pada saat itu," ujarnya

Mengetahui hal tersebut, kata Hendra, pelaku lalu menjerat korban menggunakan seutas tali tambang yang ia temukan di sekitar rumahnya.

"Setelah itu si anak berhadapan hukum merasa cemburu karena anak korban ini memiliki pacar lain yang diupload di medsos. Atas dasar itu secara spontan anak berhadapan hukum menemukan tali, setelah berhubungan badan, dijerat lehernya (korban) dan dimasukan ke dalam karung," ungkapnya.

Hendra menjelaskan pelaku tidak membuang jasad korban ke lokasi yang jauh dari rumahnya, melainkan disimpan di depan rumahnya. Ibu kandung dari pelaku melihat karung tersebut, lalu menanyakan isi dari karung tersebut.

Pelaku tidak banyak mengelak. Kepada ibunya, ia mengaku jujur telah membunuh pacarnya sendiri. Setelah mengungkapkan perbuatannya, ia pun diantar ibunya ke Polsek Rancaekek untuk menyerahkan diri.

Polisi pun langsung melakukan olah TKP. Dari identifikasi sementara, polisi menemukan sebuah luka bekas jeratan dan juga darah pada bagian alat kelamin korban. Saat ini, jasad korban diautopsi di RS Sartika Asih.

Pelaku pun mesti menanggung risiko akibat perbuatannya. Pelaku terancam dijatuhi hukuman selama 15 tahun penjara. Meski demikian, penerapan proses pidananya akan berbeda berhubung pelaku masih di bawah umur.

Editor : Taat Ujianto