• News

  • Peristiwa

Kursi Ketum dan Ketua Dewan Pembina Gerindra Cuma Kosong 2 Menit, Said Didu: Au Ah Elap

Said Didu, mantan Sekretaris Kementerian BUMN
Twitter @msaid_didu
Said Didu, mantan Sekretaris Kementerian BUMN

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Prabowo Subianto melenggang mulus untuk meneruskan tampuk pimpinan di Partai bentukannya, Partai Gerindra untuk periode 2020-2025.

Penetapan Prabowo sebagai Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina terjadi di Kongres Luar Biasa (KLB) di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2020).

Tokoh oposisi Muhammad Said Didu (SD) menanggapi sinis mengenai hal ini. Di akun Twitternya, Said Didu hanya menuliskan kalimat singkat "Au ah elap". Mantan Sekretaris Menteri BUMN itu mungkin sudah bisa menduga jika Prabowo tak akan mungkin tergeser di Partai Gerindra.

Sebelumnya diberitakan, dalam rapat sidang pleno yang dipimpin Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, para peserta KLB diminta persetujuannya apakah Prabowo kembali menjabat posisi ketua umum.

Saat dilempar pertanyaan itu, semua kader yang hadir secara fisik serempak mengatakan setuju.

Ahmad Muzani pun berkelakar, posisi pimpinan Partai Gerindra hanya kosong selama dua menit.

"Dengan mengucap alhamdulilahirabbil alamin, maka kekosongan kepemimpinan partai hanya berlangsung 2 menit."

"Dan pimpinan sidang akan segera mengetok palu, berarti kita telah kembali memiliki ketua umum dan ketua dewan pembina," ujar Ahmad Muzani.

Selepas itu, Ahmad Muzani yang mewakili pimpinan sidang pleno menyampaikan selamat dan doa kepada Prabowo yang telah kembali terpilih.

"Atas nama pimpinan sidang kongres luar biasa, kami mengucapkan syukur alhamdulillah."

 

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Irawan.H.P