• News

  • Peristiwa

Nekat Beroperasi saat Pandemi, Karaoke Milik Musisi Ahmad Dhani Kedapatan Melanggar PSBB

Karaoke Masterpiece di Mangga Besar, Jakarta Barat.
Istimewa
Karaoke Masterpiece di Mangga Besar, Jakarta Barat.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dinas Pariwisata DKI Jakarta kembali menemukan pelanggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa Transisi Fase I oleh tempat hiburan malam di Jakarta.

Kali ini, yang tertangkap basah melakukan pelanggaran adalah Karaoke dan Bar Masterpiece di Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Barat, yang ditemukan beroperasi di tengah masa pembatasan demi pencegahan penularan pandemi COVID-19 pada Jumat (7/8/2020) malam.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata DKI Jakarta Bambang Ismadi mengatakan, pelanggaran yang dilakukan oleh tempat usaha milik musisi Ahmad Dhani tersebut adalah adanya kegiatan operasi di ruang karaoke secara sembunyi-sembunyi dan tidak mengindahkan protokol kesehatan.

"Kami datang Jumat (7/8/2020) malam sekitar pukul 21.00 WIB, di pintu depan sepi namun dijaga security. Ketika kami berhasil masuk, kami temukan ada satu lantai yang beroperasi dengan sekitar lima orang di dalam satu ruangan. Langsung kita BAP," kata Bambang.

Pihak manajemen mengaku dari dua lantai yang mereka miliki, mereka hanya mengoperasikannya satu lantai dalam satu pekan terakhir, dan itupun hanya pada pelanggan yang mengenal "orang dalam".

"Ngakunya baru buka seminggu, pelanggannya order ke orang dalam. Tapi ketika kami mintai keterangan ke petugas keamanan di gedung sebelah, mereka mengatakan tempat tersebut sudah buka sebulan," ucap Bambang.

Bambang menerangkan, Karaoke Masterpiece kini disangkakan melakukan pelanggaran berdasarkan Kepgub 805 Tahun 2020 dan SK Kadis Pariwisata 211 Tahun 2020. Sekarang mereka diminta untuk menghentikan operasinya, kemudian akan dipanggil untuk dimintai keterangan di Kantor Dinas Pariwisata DKI Jakarta pada Senin pagi.

"Kami panggil manajemen besok jam 10.00 WIB untuk pemeriksaan lebih lanjut dan akan dikenakan surat peringatan (SP) atas pelanggaran ini, nanti kita cek mereka sudah SP berapa," ucap Bambang.

Ia menambahkan pihaknya juga akan bersurat dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta untuk penerapan aturan terhadap pelanggaran yang dilakukan Karaoke dan Bar Masterpiece tersebut.

"Untuk penegakan aturan kami berkoordinasi dengan Satpol PP, kemungkinan dikenakan penyegelan dan denda akibat pelanggaran ini," ucap Bambang.

Diketahui, tempat hiburan malam seperti karaoke, diskotek, spa dan sejenisnya tidak diizinkan untuk beroperasi pada masa PSBB Transisi Fase I ini.

Jika melanggar, Pemprov DKI bakal mengenakan hukuman sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta nomor 51 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif yang mengamanatkan akan ada denda sebesar Rp25 juta begai perusahaan/tempat usaha yang melanggar ketentuan dalam regulasi tersebut.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Irawan.H.P