• News

  • Peristiwa

Kemendes Sambangi Desa Digital Pertama di Indonesia,

Direktorat Jenderal Pengembangan Kawasan Perdesaan  (Ditjen PKP) Harlina Sulistyorini meninjau Desa Digital yang terletak di Desa Lamahu, Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bulango. Desa Lumahu merupakan Desa Digital pertama di Indonesia.
Kemendes PDTT
Direktorat Jenderal Pengembangan Kawasan Perdesaan (Ditjen PKP) Harlina Sulistyorini meninjau Desa Digital yang terletak di Desa Lamahu, Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bulango. Desa Lumahu merupakan Desa Digital pertama di Indonesia.

GORONTALO, NETRALNEWS.COM - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dam Transmigrasi (Kemendes PDTT) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Kawasan Perdesaan  (Ditjen PKP) Harlina Sulistyorini meninjau Desa Digital yang terletak di Desa Lamahu, Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bulango. Desa Lumahu merupakan Desa Digital pertama di Indonesia. 

Untuk meningkatkan keamanan masyarakat, Desa Lumahu sudah mempunyai 60 CCTV yang terpasang di setiap sudut jalan dengan kamera pengintai yang dapat dipantau dari kantor desa.

Kamera pengintai itu telah terhubung dengan jaringan WiFi. Dari pancaran jaringan WiFi, maka masyarakat bisa menikmati internet secara gratis. 

Untuk menikmat jaringan WiFi, masyarakat bisa mengaksesnya cukup dengan memasukkan nomor induk KTP.

Harlina Sulistyorini selaku Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Perdesaan (Dirjen PKP) meminta kepala desa Lumahu untuk mengajak desa-desa sekitar agar bisa seperti desa Lumahu.

“Kalau desa sudah cukup maju, ajaklah desa-desa sekitarnya. Ajak desa-desa lain untuk bergabung  dan maju bersama,” ujarnya, Minggu (9/8/2020).

Selain itu, Harlina juga berpesan agar dana desa bisa dikelola semaksimal mungkin guna meningkatkan kesejahteraan warga.

“Saya hanya berpesan terkait pengelolaan dana desa. Apa yang kita punya kita manfaatkan dan kita kelola sendiri,” pesannya

Artinya, ketika ada dana desa, diharap mengusahakan berkutat di desa itu sendiri. Tujuannya adalah untuk kesejahteraan warga desa.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli