• News

  • Peristiwa

Diduga Bawa Kabur Remaja 14 Tahun, Seorang Pria Dipolisikan

R, orang tua dari F (14) yang diduga kabur bersama lelaki lain yang merupakan tetangganya di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (11/8/2020).
Antara
R, orang tua dari F (14) yang diduga kabur bersama lelaki lain yang merupakan tetangganya di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (11/8/2020).

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Seorang ibu berinsial R (35) di Cengkareng, Jakarta Barat melaporkan tetangganya bernama Wawan (41) karena diduga membawa kabur anak gadisnya F (14) kurang lebih satu bulan lamanya.

R sempat mengunggah curhatan tentang kehilangan anaknya, dan hubungan dengan Wawan, dan menjadi viral di berbagai media sosial melalui akun Instagram @pempek_funny.

"Saya akhirnya melaporkan ini ke Polsek Cengkareng dan Polda Metro Jaya sekitaran Juli 2020 lalu," ujar R di Jakarta, Rabu (12/8/2020).

Kepada awak media, R bercerita anaknya berusia di bawah umur itu sempat izin meminta uang untuk membeli makan bersama, kemudian meninggalkan rumahnya menggunakan sepeda motor.

Setengah jam setelah membeli makanan, F tidak kembali pulang, kemudian R mencari keberadaan Wawan di kontrakannya, namun tidak ada.

R mencoba mencari keberadaan Wawan dan F ke sejumlah hotel di sekitar Cengkareng, namun tak ditemukan. Kemudian R membuat laporan ke Polsek Cengkareng pada 29 Juli dan Polda Metro Jaya, Senin (10/8/2020).

Sementara, motor yang digunakan F diketahui hendak dijual, sebelum akhirnya ditemukan di kawasan Pondok Rangon, Jakarta Timur.

Kedekatan Wawan dengan F rupanya berlatar belakang hubungan kekasih. Namun mereka menjalin hubungan terlarang, dan menghasilkan bayi laki-laki di luar pernikahan sekitar bulan Juli lalu.

R mengaku tak setuju, karena menilai Wawan belum dapat menafkahi anaknya. Dia sempat melaporkan perbuatan jahat Wawan terkait dugaan pencabulan ke Polsek Cengkareng, lantaran Wawan tak menunjukkan itikad baik.

Namun hal itu diurungkannya, karena Wawan telah dianggap keluarga sendiri. "Cuma kita kasihan, akhirnya enggak dilanjutkan," ujar dia.

Editor : Sesmawati