• News

  • Peristiwa

Rekor Muri, 3000 Peserta Didik TKK PENABUR Upacara Daring HUT RI Ke-75 

Upacara Daring HUT Kemerdekaan RI Ke-75 dengan peserta kurang lebih sebanyak 3000 orang secara daring BPK PENBUR
Humas BPK PENABUR
Upacara Daring HUT Kemerdekaan RI Ke-75 dengan peserta kurang lebih sebanyak 3000 orang secara daring BPK PENBUR

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - BPK PENABUR mencetak sejarah, karena di tengah Pandemi Covid-19 menyelenggarakan Upacara Daring HUT Kemerdekaan RI Ke-75 dengan peserta kurang lebih sebanyak 3000 orang secara daring. Peserta upacara adalah peserta didik dari TKK PENABUR Jakarta yang merupakan anak-anak usia dini. 

Kepala Jenjang TKK PENABUR Jakarta Margarita Inuk mengatakan, sebagai generasi baru dan tunas harapan bangsa mereka perlu mendapat pembekalan maupun stimulasi untuk mengembangkan rasa cinta tanah air di dalam diri peserta didik. Harapannya, peserta didik dapat bertumbuh menjadi anak-anak yang memiliki tujuan untuk membangun Negara Indonesia. 

Ini sejalan dengan tema peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-75 yakni Indonesia Maju sangat sesuai di masa perjuangan bangsa Indonesia menghadapi Pandemi Covid-19. Setiap generasi, khususnya generasi muda diharapkan mampu mengedepankan semangat nasionalisme dengan segala talenta yang dimiliki sekalipun dalam keadaan yang sulit.

“Kami sebagai institusi pendidikan mendorong para peserta didik sejak usia dini agar memiliki rasa cinta tanah air serta semangat optimisme untuk membangun Indonesia Maju. Salah satu bentuk stimulasi maupun pembekalan untuk menciptakan rasa cinta tanah air ini adalah dengan melibatkan setiap peserta didik dalam upacara peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia," jelas Margarita, Selasa (18/8/2020).

 

Margarita katakan, dengan situasi Pandemi Covid-19 maka Upacara Serentak Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 sengaja dilakukan secara daring. Padahal biasanya, upacara diadakan secara langsung dan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan untuk memeriahkan peringatan HUT RI. 

"Kegiatan ini pun juga akan menjadi momen bersejarah bagi BPK PENABUR Jakarta karena akan dicatatkan oleh Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI)," kata Margarita. 

Pada kesempatan berbeda, Ketua BPK PENABUR Jakarta Antono Yuwono berharap, peserta didik TKK PENABUR Jakarta dapat menjadi generasi yang nantinya berkontribusi positif dalam mengedepankan semangat Indonesia Maju.

"Di samping itu, dengan adanya pencatatan rekor dari MURI kami juga berharap agar peserta didik serta setiap insan di BPK PENABUR Jakarta menjadi semakin semangat di dalam beraktivitas di tengah wabah pandemic Covid-19 yang kita hadapi bersama,” tutur Antono.

Suasana Upacara Daring 

Menurut pantauan Netralnews, upacara dilakukan melalui aplikasi Zoom. Selain itu upacara bisa diikuti dan disaksikan melalui media Youtube, serta dibuka dengan dua karakter boneka berseragam TKK PENABUR bernama Timothy dan Kinan. 

Upacara lantas dipimpin oleh seorang Pemimpin Upacara dan disiarkan prosesi pengibaran Benderah Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya. Posisi seluruh peserta upacara berdiri tegak dan tangan memberi hormat. 

Setelah itu susunan acara adalah mengheningkan cipta dan mendoakan para Pahlawan Indonesia. Doa tak lupa diiringi oleh sebuah lagu berjudul Mengeningkan Cipta ciptaan T Prawit dan dilanjutkan dengan disiarkannya rekaman pembacaan Proklamasi oleh Presiden Pertama Indonesia, Soekarno. 

Dibacakan pula Pancasila dan diikuti oleh peserta upacara oleh Deputi Direktur Pelaksana BPK PENABUR Jakarta Etiwati. Selepas itu amanat Pembina Upacara oleh Ketua BPK PENABUR Jakarta Antono Yuwono yang mengajak para peserta didik untuk bersyukur pada Tuhan karena negara diberkati hingga berusia 75 tahun. 

Antono juga imbau peserta didik mengikuti dan menjalankan ada yang tertuang dalam Lagu Mars BPK PENABUR. Selain itu peserta didik juga diharap mengingat apa yang diajarkan oleh para guru terkait BEST yakni Be Tough, Excel Worldwide, Share Society, Trust in God.

"Karena saat ini masih belajar di rumah, lihat layar, lihat wajah teman-teman, perhatikan dan itu membuat hati kamu senang meski tidak bisa bertemu teman-teman secara langsung. Makan makanan bergizi, istirahat dengan baik. Berdoa bersama orang tua dan keluarga, serta minta bimbingan dan dukungan sehingga kesulitan ini lekas lewat," pesan Antono. 

Susunan acara selanjutnya adalah menyanyikan Lagu Wajib Nasional, Hari Merdeka. Lagu ini dinyanyikan secara apik oleh peserta didik dari berbagai TKK PENABUR Jakarta dan dikompilasi. 

Tidak hanya bernyanyi, upacara juga diselingi dengan Doa untuk Indonesia, khususnya yang sedang menghadapi Pandemi Covid-19. Doa dipimpin oleh Ketua Bidang Pendidikan BPK PENABUR Jakarta Nina Risnawati. 

Upacara lantas diakhiri dengan menyanyikan Lagu Aku Anak Indonesia dan penutup oleh karakter boneka Timothy dan Kinan. 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli