• News

  • Peristiwa

TZ Protes JKW, Ade Armando: Saya Rasa TZ Memang Harus Menyaksikan Dulu Film Mia Khalifa

Ade Armando
Media Indonesia
Ade Armando

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Di sosial media, banyak warganet yang masih menggunjingkan mengapa film "Jejak Khilafah di Nusantara" diblokir Pemerintah saat penayangan pertamanya di hari Tahun Baru Islam, 1 Muharam 1442 Hijriyah, Kamis (20/8/2020).

Terkait hal tersebut, Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) MUI, Tengku Zulkarnain mempertanyakan pemblokiran link film tersebut. Melalui akun @tengkuzulkarnain, Tengku Zul mengatakan:

"Dengan ini saya meminta jawaban resmi pak @jokowi sebagai Presiden RI, Yai Ma'ruf Amin dan pak @mohmahfudmd: 'Apa alasa Keluhan Pemerintah atas Video Jejak Khilafah sebagai Sejarah?' Apakah ada hukum negara yg dilanggar? NKRI negara hukum tidak boleh sewenang weang...!"

Cuitan Tengku Zul dibalas oleh Ade Armando, Sabtu (22/8/2020) melalui akun FB-nya. Katanya:

"Saya rasaTk Zulkarnaen memang harus menyaksikan dulu film Mia Khalifa, agar jelas mengapa filmnya dilarang."

Sebelumnya, Tengku Zulkarnain juga membuat cuitan di akun Twietternya bahwa jika ada pihak yang mengkaitkan film Jejak Khilafah dengan ISIS dan teroris, maka tidak ada lain selain kata "Tolol".

Dirinya pun melihat adanya tindakan anti keagamaan, semakin panik dan kalap sekarang ini.

"Jika kemudian ada yg mengkaitkan Film JEJAK KHILAFAH dengan ISIS dan TERORISME, maka tidak ada kata lain yg saya sampaikan melainkan kata "TOLOL'.. Paham...?" kata Ustad Zul dalam akun twiternya, @ustadtengkuzul.

"Saya melihat tindakan anti keagamaan semakin panik dan kalap sekarang ini..," lanjutnya.

Sebelumnya dari hasil penelusuran, beberapa link film Jejak Khilafah yang dibagikan di media sosial Twitter maupun di Youtube tidak bisa diakses dengan tulisan 'Konten ini tidak tersedia di domain negara ini karena ada keluhan hukum dari pemerintah' termasuk Khilafah channel yang merupakan offical film tersebut.

Penonton pun terus memerotes tindakan pemerintah Indonesia yang memblokir link film yang menyuguhkan awal mula masuknya Islam di Nusantara melalui Aceh.

Film itu menceritakan meluasnya perdagangan internasional dari kerjaan Ottoman atau Ustmaniyah yang sedang berjaya di abad pertama tahun Islam membuat penyebaran agama itu meluas di Nusantara hingga kini mendominasi masyarakat Indonesia.

Editor : Taat Ujianto