• News

  • Peristiwa

Kapolda Berharap 276 Putra Asli Papua Calon Polisi Jadi Agen Pemersatu NKRI

Kapolda Papua menyematkan tanda peserta latihan bagi perwakilan binlat pra bintara noken Polri di SPN Jayapura
Foto: Antara
Kapolda Papua menyematkan tanda peserta latihan bagi perwakilan binlat pra bintara noken Polri di SPN Jayapura

JAYAPURA, NETRALNEWS.COM - Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw, Selasa (15/9) membuka bimbingan latihan (binlat) pra bintara noken bagi 276 calon siswa di Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Jayapura. 

Ke 276 orang itu berasal dari Polda Papua sebanyak 147 orang dan 126 orang dari Polda Papua Barat yang sebelumnya telah dinyatakan lolos mengikuti binlat pra bintara noken Polri yang nantinya menjadi bagian dari rekrutmen bintara.
 
Binlat yang diikuti casis putra asli Papua akan dilaksanakan selama dua bulan dan dilanjutkan dengan pendidikan bintara umum selama tujuh bulan.
 
Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw dalam sambutannya mengharapkan, para peserta binlat agar belajar dengan tekun, memperhatikan materi yang diberikan para instruktur, dan jangan takut untuk bertanya apabila ada hal-hal yang kalian kurang dimengerti.
 
Tumbuhkan kesadaran dalam diri kalian untuk belajar mandiri dan disiplin waktu, jadikan binlat ini sebagai sarana pelatihan yang harus kalian manfaatkan semaksimal mungkin untuk membentuk karakter Pancasila dan karakter Bhayangkara.
 
Tatanan kehidupan baru diera pandemi COVID-19 saat ini seluruh peserta harus menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus corona baru, harap Irjen Pol Waterpauw.
 
Diakui, tujuan pelaksanaan binlat pra bintara noken Polri adalah membentuk karakter kebangsaan bagi calon bintara putra asli Papua dan Papua Barat sehingga menjiwai nilai-nilai luhur Pancasila dan mampu mendorong persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
 
Peserta binlat diharapkan berkualifikasi dan unggul untuk mewujudkan Polri yang profesional, modern, terpercaya serta menjadi agen pemersatu bangsa dalam wadah NKRI, harap Kapolda Irjen Pol Waterpauw.
Editor : Taat Ujianto
Sumber : Antara