• News

  • Peristiwa

PSI Kritik Pengadaan Tanaman oleh Pemprov DKI, FH: Atau Memang Sengaja untuk Berbagi?

Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean
Istimewa
Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean

JAKARTA, NETRALNEWA.COM - Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean (FH) sependapat dengan Fraksi PSI DPRD DKI yang mengkritik rencana pengadaan tanaman oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta senilai Rp 115,4 miliar pada tahun anggaran 2020.

Menurutnya disaat Pendemi Covid-19, pendapatan DKI hilang hampir setengah APBD. Ia pun heran dibeberapa ruas jalan, ada pengerjaan proyek taman.

Dirinya pun mempertanyakan, apakah Pemprov DKI tak bisa menentukan skala prioritas atau memang sengaja untuk berbagi ?

"Saya juga kaget lewat di bbrp ruas jalan, koq ada proyek taman? Ini lagi pandemi dan Jakarta kehilangan pendapatan hampir setengah APBD. Tak bs menentukan skala prioritas atau mmg sengaja utk berbagi?" kata Ferdinand dalam akun Twitternya, @FerdinandHaean3.

Sebelumnya Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Viani Limardi mengungkapkan, rencana pengadaan tanaman ini terungkap di laman sirup.lkpp.go.id, yaitu Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) yang dikelola oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah (LKPP).

Viani menilai, pengadaan ini tak seharusnya dilakukan di tengah pandemi Covid-19 karena terkesan membuang anggaran.

"Di tengah situasi sulit akibat pandemi covid-19, Pak Anies harus lebih serius mengelola anggaran. Jangan buang-buang uang rakyat untuk belanja yang tidak penting dan tidak mendesak. Pemprov DKI tidak perlu membeli tanaman dari luar karena sudah ada Unit Pengelola Pengembangan Tanaman Perkotaan yang tugasnya memproduksi tanaman," kata dia.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Nazaruli