• News

  • Peristiwa

Kemenkes Klaster Covid-19 Besar di DKI, Umar Hasibuan: Menkes Kena Karma

Wakil Ketua Lembaga Ekonomi PBNU Umar Hasibuan
Istimewa
Wakil Ketua Lembaga Ekonomi PBNU Umar Hasibuan

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Situs https://corona.jakarta.go.id/id/data-visualisasi yang dikelola Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, menjabarkan data kasus Covid-19 di Kementerian/Lembaga dan instansi pemerintah. 

Dikutip dari data yang ditampilkan pada Jumat (18/9/2020), terungkap Kementerian Kesehatan (Kemenkes) jadi klaster Covid-19 yang tinggi. Tercatat per hari ini ada 252 kasus positif di Kemenkes. 

Mengetahui hal ini, Wakil Ketua Lembaga Ekonomi PBNU Umar Hasibuan angkat bicara. Menurutnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto terkena karma karena ucapannya sendiri yang pernah menyebut "masker untuk orang sakit dan orang sehat tidak perlu menggunakan masker".

"Ktr menkes menjadi klaster terbesar pemyumbang covid19 di jkt. Dan Menkes kena karma krn ucapannya," kata dia, dikutip dari cuitannya, Jumat (18/9/2020).

Lebih lanjut dia katakan, akhirnya Menkes pun menggunakan masker. Maka dari itu dia minta Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan reshuffle Menkes. 

"Finally Terawan pun skrg pakai masker. #ResafelMenkes @jokowi please," kata dia. 

Dia mempertanyakan, kapan Jokowi akan melakukan reshuffle Menkes. Dia mengaku merasa "gregetan" karena Menkes tidak terlihat di publik untuk memberikan bimbingan pada masyarakat dalam hadapi Pandemi Covid-19.

"Gregetan banget ditengah pandemi menkes gak keliatan dipublik memberikan guidance ke rakyat dlm hadapi pandemi covid19 ini," kata dia.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sesmawati