• News

  • Peristiwa

Mahfud Sebut Pilkada Dibiayai Cukong, Fadli Zon: Pantasnya Demokrasi Atau Cukongkrasi

Politisi Fadli Zon
Istimewa
Politisi Fadli Zon

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi partai Gerindra Fadli Zon mengomentari pernyataan Mmenkopolhukam Mafhud MD terkait 92 persen Pilkada daerah dibiayai Cukong.

Mahfud pun sempat mengoreksi presentasi pembiayaan cukong dari 92 persen menjadi 82 persen. 

Menurut Fadli walau sudah dikoreksi pantaskah Indonesia menyandang demokrasi atau lebih baik dinamakan cuukongkrasi. Hal itu diungkapkan anak buah Menhan Prabowo itu lewat aakun resmi twitternya @fadlizon seperti dilansir Jakarta, Jumat (18/9/2020).

"Pak @mohmahfudmd sy mau tanya: walaupun  sdh koreksi dr 92% jd 82% Kada dibiayai cukong, apakah kita masih pantas menyandang  “demokrasi” (demos=rakyat, kratos=pemerintahan). Apa tak lebih tepat “cukongkrasi”?," tulisnya.

Seperti diketahui, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) RI, Mahfud MD menyebutkan sebanyak 82 persen kepala daerah di Indonesia yang dibiayai cukong. Jumlah itu sebagai koreksi dari 92 persen yang diberitakan media sebelumnya.

Dikatakan Mahfud, jumlah itu berdasarkan data di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Informasi itu dikonfirmasi dari hasil peradilan Pilkada ketika ia memimpin Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), bahwa hampir semua yang terlibat Pilkada berperkara, dan yang diperkarakan selalu membahas cukong.

 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sesmawati