• News

  • Peristiwa

PBNU Minta Pemerintah Tunda Pilkada Serentak 2020, Ferdinand Hutahaean Bilang Begini

Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaea
Istimewa
Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaea

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siraj meminta pemerintah dan penyelenggara pemilu untuk menunda penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 hingga berakhirnya proses tanggap darurat virus corona (Covid-19).

Terkait hal itu Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia Ferdinand Hutahaea (FH) melalui cuitan di akun Twitternya turut mendukung permintaan PBNU tersebut untuk menunda.

Menurut Ferdinand bukan sebaiknya tapi harus ditunda

"Pilkada Serentak 2020 memang sebaiknya ditunda. Dan menurut saya bkn sebaiknya lg, tp HARUS ditunda," tulis Ferdinand, Senin (21/9/2020).

Selain itu Ferdinand juga mengatakan berbagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang dilakuakan akan percuma apabila Pilkada tetap dilaksanakan. Karena Pilkada bisa menjadi klaster baru Covid-19.

"Percuma kita cape disana sini, PSBB, New Normal PSBB Transisi, koar2 kampanye Protokol Kesehatan bila Pilkada tetap dilaksanakan.

TUNDA PILKADA 2020

@jokowi @nu_online @KPU_ID," ujarnya

Editor : Sesmawati