• News

  • Peristiwa

Jerman Lindungi Umat Muslim dari Islamophobia, DS: Berita dari Negara Kafir

Pegiat Media Sosial, Denny Siregar
Twitter
Pegiat Media Sosial, Denny Siregar

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kian maraknya Islamphobia atau gerakan anti-Islam di Jerman, membuat negara tersebut mencoba melindungi umat muslim. Upaya Jerman tersebut pun mendapat tanggapan dari penggiat media sosial (medsos) Denny Siregar.

Menurutnya, upaya perlindungan warga muslim ini datang dari negara kafir. Sementara negara yang katanya muslim, sibuk melarang-larang orang beribadah karena takut imannya hilang.

"Berita dari negara kafir. Sedangkan yang katanya di negara muslim, sibuk melarang2 orang ibadah krn takut imannya hilang. Ikan hiu makan terong. Nyadar dong.," kata Denny dalam akun Twitternya, @Dennysiregar7, Senin (21/9/2020).

Diketahui Pemerintah Jerman membentuk Kelompok Pakar Independen tentang Permusuhan kepada Muslim (UEM) dan telah diresmikan, Kamis (18/9/2020) waktu setempat.

Badan independen ini digagas oleh Menteri Dalam Negeri Jerman, Horst Seehoferd dan akan diisi oleh 12 orang.

Mereka terdiri dari enam ilmuwan dan enam orang lainnya perwakilan organisasi non-pemerintah, serta perwakilan dari bidang pendidikan, yayasan dan pusat dokumentasi.

Islamophobia memang tengah gencar terjadi di Jerman. Pada 2019, tercatat sudah terjadi 871 penyerangan terhadap umat muslim.

Sebanyak 33 umat muslim cedera dan dua orang meninggal atas kasus dengan motif Islamophobic.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Sesmawati