• News

  • Peristiwa

Jelang Pilkada Gibran Jadi Imam Salat, Politisi Demokrat Ini Minta Imam Masjid Sabar

Gibran Rakabuming dalam acara doa bersama di Surakarta, Agustus lalu.
IG @konconegibran
Gibran Rakabuming dalam acara doa bersama di Surakarta, Agustus lalu.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Solo, calon Wali Kota, yang juga Putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka (Gibran) akan menjadi imam salat.

Niat Gibran menjadi imam salat ini mendapat tanggapan dari politisi asal Partai Demokrat Adamsyah Wahab. Melalui akun Twitternya Don Adam, Adamsyah Wahab meminta Imam Masjid untuk bersabar.

Ia pun menyindir Gibran akan menjadi imam salat Dzuhur dan Ashar, selebihnya akan kembali lagi diimami oleh Imam Masjid.

"Utk Imam Masjid, sabar ya. Hanya Zhuhur dan Ashar doang kog. Nanti Magrib, posisi Imam sudah balik lagi kog," kata @DonAdam68.

Diketahui, langkah calon Wali Kota (Cawalkot) Solo, Gibran menjadi Imam salat ini meniru langkah bapaknya, atau Presiden Jokowi saat kampanye Pilpres 2019.

Aktivis politik Rahman Simatupang mengatakan, gaya berpolitik dan kampanye Gibran meniru bapaknya. “Gaya bicara Gibran ketika menjawab pertanyaan wartawan juga meniru Jokowi,” ungkapnya.

Kata Rahman, Gibran meniru Jokowi dalam berpolitik termasuk cara kampanye tidak lepas dari konsultan politik mantan Wali Kota Solo itu. “Kelihatannya Gibran menyewa konsultan politik ayahnya untuk Pilkada Solo,” jelas Rahman.

Rahman mengatakan, Gibran sungkem terhadap Habib Luthfi tidak bisa dilepaskan meniru Jokowi. “Sungkem yang dilakukan Gibran untuk menarik simpati kalangan NU,” pungkasnya

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Irawan.H.P