• News

  • Peristiwa

DS Sentil Gatot: Jaman Bapak Jadi Panglima TNI, Berapa Anggota PKI yang Ditangkap?

Pegiat Media Sosial, Denny Siregar
Twitter
Pegiat Media Sosial, Denny Siregar

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Nama Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo tengah ramai diperbincangkan gara-gara pernyataan mantan Panglima TNI itu soal Partai Komunis Indonesia (PKI).

Dalam sebuah video di channel YouTube Hersubeno Point, Gatot mengklaim mengendus bangkitnya PKI gaya baru sejak 2008. Gatot juga mengaku dipecat dari Panglima TNI karena ada kaitan dengan imbauannya menonton film G30S/PKI.

Terkait hal itu, pegiat media sosial Denny Siregar melalui akun Twitternya melontarkan pertanyaan ke Gatot Nurmantyo.

Denny yang nengaku mewakili Pecinta Kopi Indonesia menanyakan sudah berapa anggota PKI yang berhasil ditangkap Gatot selama menjabat Panglima TNI.

"Pak @Nurmantyo_Gatot, saya mau nanya..Jaman jadi Panglima, ada berapa anggota PKI yang sudah bapak tangkap sehingga bapak sekarang begitu takutnya?," cuit @Dennysiregar7, Rabu (23/9/2020).

Sebelumnya, Gatot menyebut bahwa pencopotan dirinya dari jabatan Panglima TNI di penghujung 2017 karena ada kaitan dengan imbauannya menonton G30S/PKI.

Gatot bahkan membeberkan bahwa ada seorang sahabat di PDIP yang sudah mengingatkan dirinya agar tidak melanjutkan anjuran menonton film G30S/PKI.

"Pada saat itu, saya punya sahabat dari salah satu partai, saya sebut saja partai PDI, menyampaikan, 'Pak Gatot, hentikan itu, kalau tidak pasti Pak Gatot akan diganti'," ungkap Gatot Nurmantyo dalam video di akun YouTube Hersubeno, dilihat Rabu (23/9/2020).

Gatot juga menceritakan bahwa dirinya mengendus bangkitnya PKI gaya baru sejak 2008 ketika seluruh mata pelajaran di sekolah dan semua strata tingkatan pendidikan menghapuskan sejarah kelam tentang peristiwa G30S/PKI. 

Menurutnya, gerakan PKI gaya baru tidak bisa dilihat bentuknya, tapi dapat dirasakan. Karena itu, Gatot mengaku sejak menjabat sebagai Panglima Kostrad pada 2013-2014 kerap mengisi kuliah umum di berbagai kampus untuk melawan gerakan PKI gaya baru.

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati