• News

  • Peristiwa

FPI Masih Gondok Soal Viral HRS Tertabrak Unta, MLT: Kesian, Emang Netizen Ga Ada...

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab
Foto: Bidik Data
Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - FPI masih terus memburu warganet yang sengaja memosting berita hoaks dan viral di sosial media yang menyebutkan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab meninggal karena tertabarak unta di Arab Saudi.

Hingga hari ini, Sabtu (26/9/20) upaya memburu warganet yang benar-benar bikin gondok FPI tersebut masih dilakukan namun berhasil terkuak.

Akun FB @Mak Lambe Turah pun ikut membagikan tautan dan membuat cuitan: "yaaa ampooooon kesian, emang netisen gada ahklak smuwa."

Sebelumnya dilansir Suara.com, sampai hari ini, orang yang menyebarkan isu pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab meninggal dunia karena tertabrak unta di Arab Saudi, belum ketahuan.

Kabar terakhir dari juru bicara FPI Munarman, tim khusus yang telah dibentuk untuk mengejar penyebar hoaks masih bekerja.

"Masih dicari," kata Munarman, Sabtu (26/9/2020).  

Tetapi apakah kasus telah dilaporkan ke kepolisian sekaligus supaya pelakunya cepat ditangkap dengan bantuan polisi, Munarman belum menjawab pertanyaan tersebut.

Kabar miring yang baru-baru ini ditimpakan kepada Rizieq Shihab mendapatkan tanggapan serius dari FPI.

FPI gondok bukan main dengan munculnya kabar negatif yang disebarkan melalui media sosial.

Munarman memastikan informasi tersebut hoaks. Munarman menyebut penyebar hoaks sebagai orang gila.

Munarman mengirimkan pesan singkat, Kamis (24/9/2020), yang menyebutkan, "tim khusus sedang mencari orang pura-pura gila itu."

Dia meyebut penyebar hoaks tersebut, "kerjanya tiap hari cuma menghina para ulama di medsos."

Munarman menegaskan tim khusus yang sudah dibentuk kini sedang memburu orang tak bertanggungjawab yang memfitnah Rizieq Shihab meninggal karena tertabrak unta.

"Lihat saja, akan diuber kemanapun," kata Munarman.

Menurut dia fitnah-fitnah yang disebarkan di media sosial sudah menjadi pola dan terorganisir. "Jadi akan kami hadapi secara tegas."

Bukan kali ini saja Rizieq diserang hoaks lewat media sosial.

Editor : Taat Ujianto