• News

  • Peristiwa

FPI Buru Penyebar Hoaks Soal HRS, Dewi: Emang Ada Yang Takut? Bubarkan FPI!

Dewi Tanjung di Youtube.
Dewi Tanjung di Youtube.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi PDIP Dewi Tanjung menyindir Front Pembela Islam (FPI) yang menyatakan memburu penyebar hoaks soal Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) meninggal tertabrak unta di Arab Saudi.

"Pasukannya ngambek ngancam- ngancam (emoji tertawa)," tulis Dewi di akun Twitternya, Jumat (25/9/2020).

"Mereka pikir siapa mereka ini mau ngancam-ngancam orang di negara ini.

Woii sadar kalian ngga usah sok-sokan di negara ini. #BubarkanFPI," kata  @DTanjung15.

Pada cuitan lainnya, Dewi menyebut tidak ada yang takut dengan FPI dan Persaudaraan Alumni (PA) 212.

"Emang ada yang takut sama FPI, 212 (emoji tertawa)," cuit @DTanjung15.

"Yang di takutkan itu hanya Allah SWT," sambung wanita yang akrab disapa Nyai Dewi itu.

Lebih lanjut, Dewi menuding, PA 212 dan FPI adalah kelompok yang hanya menyebar kebencian, fitnah dan permusuhan.

Menurutnya, kelompok tersebut mengaku bela agama padahal perilaku mereka tidak mencerminkan mengajarkan agama Islam yang baik dan benar.

"Manusia-manusia penjual agama ini ngaku bela agama tapi kelakuannya tidak satupun mencerminkan mengajarkan Agama Islam yang baik dan benar. Kelompok ini hanya menyebar kebencian, fitnah dan permusuhan,"  sindir Dewi.

Sebelumnya, narasi soal Habib Rizieq meninggal tertabrak unta itu diunggah oleh akun Facebook bernama Yoga Howedes. Disebutkan bahwa peristiwa itu terjadi saat acara balapan unta di Arab Saudi.

Akun itu membagikan foto tangkapan layar media online Amerika Serikat, New York Times yang diberi judul ''HRS dilaporkan tewas tertabrak Unta pada acara Balapan Unta di Arab Saudi' yang tayang pada 20 September.

Namun berdasarkan cek fakta yang dilakukan oleh situs Turn Back Hoax pada Selasa 22 September 2020, dinyatakan bahwa informasi tersebut palsu alias hoaks.

Beredarnya kabar haoks itu mendapat reaksi keras dari FPI. Ormas tersebut mengaku menerjunkan tim khusus untuk memburu pelaku yang menyebarkan hoaks imam besar mereka, Rizieq Shihab, meninggal karena tertabrak unta.

Sekretaris Umum FPI Munarman mengatakan pihaknya tak terima dengan fitnah itu, yang dianggapnya sebagai penghinaan terhadap sang imam di media sosial.

"Tim khusus sedang mencari orang pura-pura gila itu, yang kerjanya tiap hari cuma menghina para ulama di medsos. Lihat saja, akan diuber ke manapun," kata Munarman, seperti dikutip CNNIndonesia.com, Kamis (24/9/2020).

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Irawan.H.P