• News

  • Peristiwa

Permadi: KAMI Diusir Karena Arek Suroboyo Takut Dimarahi Bu Risma Jika Ada Sampah

Permadi: KAMI diusir karena Arek Suroboyo takut dimarahi Bu Risma.
Facebook
Permadi: KAMI diusir karena Arek Suroboyo takut dimarahi Bu Risma.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sejumlah massa menggelar aksi menolak acara Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Gedung Juang 45, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Senin (28/9/2020).

Aksi penolakan terhadap KAMI itu dikomentari oleh pegiat media sosial Permadi Arya atau Abu Janda. Ia melontarkan kalimat bernada satire untuk menyindir koalisi bentukan Din Syamsuddin cs itu.

Menurut Abu Janda, Arek Suroboyo menolak KAMI karena takut pada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini jika ada sampah di wilayah tersebut.

"Kenapa KAMI diusir Arek Suroboyo?, karena Arek Suroboyo paling takut dimarahin sama Bu Walikota kalo ada Sampah (emoji tertawa)," tulis Abu Janda di akun Facebooknya, Senin (28/9/2020).

Abu Janda juga mengunggah video orasi massa yang menolak KAMI di Surabaya. Dalam orasinya, massa menyebut KAMI merupakan koalisi orang-orang yang kalah dan tidak patut berada di Surabaya.

"Koalisinya orang-orang kalah patut kita halau dari bumi Surabaya! Patut kita enyahkan dari bumi Surabaya, dari bumi kotanya Arek-arek Suroboyo!," tegas orator aksi seperti dalam video yang diunggah Abu Janda.

Seperti diberitakan, KAMI Jatim menggelar acara silaturahmi akbar dengan tema 'Mengantisipasi Bangkitnya Komunisme Gaya Baru' di Gedung Juang 45, Surabaya, Senin (28/9/2020).

Namun acara yang dihadiri oleh salah satu deklaratornya, Gatot Nurmantyo, mendapat respons penolakan dan unjuk rasa hingga akhirnya dibubarkan oleh kepolisian.


Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani