• News

  • Peristiwa

Rustam: Yang Paksa Putar Film G30S/PKI Itu Sikap Otoriter Seperti Rezim Orde Baru

Pengamat  politik dan ekonomi Rustam Ibrahim
Republika
Pengamat politik dan ekonomi Rustam Ibrahim

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pemerhati politik dan ekonomi Rustam Ibrahim menyebut, tidak ada masalah jika ada yang mau menonton film Pengkhianatan Gerakan 30 September/Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI).

Begitu juga, kata Rustam, bukan suatu soal jika ada stasiun TV yang mau menyiarkan film tersebut.

"Sebetulnya, yang mau nonton film G30S/PKI silakan. Jika ada stasiun tv yang mau memutar film tersebut silakan," tulis Rustam di akun Twitternya, Senin (28/9/2020).

Menurut Rustam, yang menjadi masalah adalah apabila ada pihak yang memaksa untuk menayangkan film G30S/PKI, karena itu menunjukkan sikap otoriter seperti rezim Orde Baru.

Rustam menambahkan, pihak yang memaksakan kehendak itu bisa menjadi diktator jika berkuasa.

"Tetapi jika ada yang memaksa agar film itu diputar, menunjukkan sikap otoriter, seperti rezim Orde Baru. Jika berkuasa bisa-bisa menjadi diktator," cuit @RustamIbrahim.

Sebelumnya diberitakan, Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) menuntut Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerukan kepada lembaga penyiaran publik untuk menayangkan film G30S/PKI.

Tuntutan itu disampaikan lewat surat terbuka tertanggal 22 September 2020. Surat tersebut ditandatangani oleh Presidium KAMI, Gatot Nurmantyo, Din Syamsuddin dan Rochmat Wahab.

"KAMI menuntut Presiden Joko Widodo untuk menyerukan lembaga-lembaga pemerintah dan lembaga-lembaga penyiaran publik, khususnya TVRI, untuk menayangkan film Pengkhianatan G 30-S/PKI," tulis KAMI dalam surat terbuka kepada Presiden Jokowi.

Selain KAMI, Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI yang merupakan gabungan sejumlah ormas seperti Front Pembela Islam (FPI), GNPF Ulama, Persaudaraan Alumin (PA) 212, juga mengeluarkan seruan terkait film G30S/PKI.

Dalam seruan yang diterbitkan pada Jumat (25/9/2020), ANAK NKRI

meminta Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) untuk mengupayakan pemutaran film G30S/PKI di semua stasiun TV nasional.

"Kepada Panglima TNI dan KASAD untuk mengupayakan pemutaran film G30S/PKI

diseluruh televisi Nasional baik televisi pemerintah ataupun televisi swasta pada

tanggal 30 September 2020," bunyi seruan ANAK NKRI.

Mereka juga menyerukan agar seluruh rakyat Indonesia menonton film G30S/PKI.

"Kepada seluruh Rakyat Indonesia jangan lewatkan bersama keluarga untuk

menonton kembali film Pengkhianatan G30S/PKI baik melalui televisi ataupun

Handphone masing-masing pada tanggal 30 September 2020," demikian seruan ANAK NKRI.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati