• News

  • Peristiwa

Vandalisme Musholla di Tangerang, DS: Lah Pelakunya Ternyata ...

Pegiat Media Sosial, Denny Siregar
Twitter Den
Pegiat Media Sosial, Denny Siregar

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial (medsos) Denny Siregar menanggapi aksi vandalisme yang dilakukan seorang remaja berusia 18 tahun, terhadap sebuah musholla di Tangerang.

Dirinya pun heran, aksi vandalisme yang dilakukan terhadap tempat peribadatan umat Islam tersebut dilakukan oleh pemuda muslim.

"Lahhh pelakunya ternyata muslim juga toh ?" kata Denny dalam akun Twitternya, @Dennysiregar7.

Diketahui pria pelaku vandalisme di Musola Darus Salam, Perumahan Villa Tangerang Elok Kelurahan Kuta Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang adalah Satrio 18 tahun, yang merupakan mahasiswa semester 1 jurusan psikologi di sebuah universitas swasta di Jakarta.

Kepala bidang Humas Polda Banten Ajun Komisaris Besar Edy Sumardi menyebutkan Satrio merupakan seorang muslim dan tinggal berjarak 50 meter dari mushola yang dicorat-coret itu.

"Pelaku sehat, belajar ilmu agama dari YouTube dan meyakini apa yang dia lakukan benar,"kata Edy, Rabu (30/9/2020).

Aksi vandalisme dilakukan Satrio di musola Darus Salam pada Selasa sore 29 September 2020.

Satrio ditangkap pada pukul 19.30 tidak kurang dari empat jam setelah melancarkan aksinya mencorat-coret dinding tembok dan lantai tempat ibadah itu.

Diantaranya dia menulis dengan pilox hitam bernada SARA seperti; saya kafir, anti Islam, anti khilafiyah, tidak ridho'.

Aksi Satrio diketahui saat seorang warga bernama Rifki Hermawan (18) hendak adzan Ashar dan mendapati mushola sudah dalam kondisi acak-acakan.

Selain corat-coret di dinding dan lantai, Rizki menemukan Al Quran disobek dan sajadah digunting.

Karena kondisi seperti itu Rizki mengurungkan azan dan melaporkan kepada Samsu Firman (49) dan Suhadi (48). Bertiga kemudian mengamankan barang bukti, tak berapa lama petugas Polsek Pasar Kemis datang, kemudian mushola dibersihkan sehingga sholat Magrib bisa dilaksanakan.

Kapolres Kota Tangerang Komisaris Besar Ade Ary Syam Indardi menyatakan masih memeriksa secara intensif. "Motif masih kami dalami,"kata Ade Ary.

Satrio kini ditahan di Polresta Tangerang di Tigaraksa. Kasus ini ditangani Polresta Tangerang.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Sesmawati