• News

  • Peristiwa

Denny: Nama Pelakunya Satrio, Gak Ada yang Memelintir jadi Savorius?

Pegiat Media Sosial, Denny Siregar
Twitter
Pegiat Media Sosial, Denny Siregar

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Pegiat media sosial Denny Siregar menyindir pihak yang kerap memelintir fakta mengenai kasus-kasus pelecehan atau penyerangan terhadap agama. Pada kasus vandalisme yang terjadi di sebuah mushola di Tangerang, Denny mempertanyakan apakah ada yang ingin memelintir nama pelaku?

“Nama pelakunya Satrio.

Ga ada yang pengen memplintirnya jadi Savorius ?” tulis Denny di akun Twitternya, Rabu (30/9/2020).

Sebelumnya, pada kasus penusukan terhadap Syekh Ali Jaber, palaku bernama Alvin dipelintir namanya menjadi Albert sehingga memancing kebencian terhadap kaum non muslim di Indonesia, seolah pelaku beragama non muslim

Sementara itu, aksi Satrio (18) pelaku vandalisme di Smushola Darussalam Perumahan Villa Tangerang Elok diketahui aksinya karena belajar agama dari Youtube.

Kepala bidang Humas Polda Banten Ajun Komisaris Besar, Edy Sumardi juga menambahkan bahwa pelaku adalah seorang mulim sekaligus mahasiswa semestersatu jurusan psikologi di universitas swasta di Jakarta.

Kejadian tersebut terjadi dengan mencocret-coret dinding dan lantai tempat ibadah kurang lebib selama empat jam dan berhasil ditangkap pada pukul 19.30 WIB.

Untungnya, aksi Satrio diketahui oleh seorang warga Rifki Hermawan (18) yang henddak adzan Ashar dan musholla sudah dalam kondisi acak-acakan.

Coretan yang bertuliskan SARA seperti sauya kafir, anti islam, anti khilafiyah, tidak ridho’ menggunakan pilox hitam dan ia juga menemkukan Al Quran disobek dan sajadah digunting-gunting.

 

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sesmawati