• News

  • Peristiwa

HNW: Indonesia Harus Ingatkan Macron, Penistaan Agama Bukanlah Kebebasan Berekspresi

Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid
Istimewa
Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid (HNW) angkat bicara soal penghinaan Agama Islam dan Nabi Muhammad oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron.

HNW mengatakan bahwa Indonesia sebagai anggota Dewan Hak Asasi  Manusia (HAM) harus mengingatkan Marcron untuk menghormati Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Mahkamah HAM Eropa yang telah memutuskan penistaan agama dan tokoh agama bukanlah kebebasan berekspresi.

"Indonesia yg jg anggota Dewan HAM PBB, harusnya ingatkan Macron agar hormati Dewan HAM PBB&Mahkamah HAM Eropa yg putuskan bhw penistaan Agama/Tokoh Agama bukan kebebasan berekspresi," tulis Hidayat Nur Wahid, Rabu (28/10/2020).

Cuitan HNW pun direspon berbagai komentar oleh netizen. Berikut rangkumannya seperti yang terpantau netralnews.com, Rabu (28/10/2020).

@nisaferry0203: kalau sudah urusan Rasulullah, gak perlu dipanggil, boikot aja produk2nya,nti Juga dia yang nyamperin. “Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad.”

@emhaharun: Presiden @jokowi ayo keluarkan sikap

Umat Islam Indonesia menunggu...

@cuhusen1: hahaha dinpanggil di jamu makan kalau punya iman putuskan huhungan

Kemarin, Selasa (27/10/2020) Kemlu RI telah memanggil duta besar Prancis untuk Indonesia guna menyampaikan pemerintah Indonesia mengecam pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dianggap telah menghina Islam.

Macron dianggap telah menghina Islam dan membela penerbitan kartun Nabi Muhammad yang kontroversial.

Reaksi keras pun bermunculan dari berbagai negara, terutama negara Arab dan negara mayoritas Islam.

Selain itu  aksi boikot produk Prancis telah diserukan di beberapa negara termasuk Kuwait, Qatar dan Turki.

Editor : Sesmawati