• News

  • Nasional

Peras Tersangka Orang Belanda, Oknum Perwira Polda Bali Diamankan

Lambang Polri (commons.wikimedia.org)
Lambang Polri (commons.wikimedia.org)

Berita Terkait

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Oknum petinggi Polda Bali Direktur Narkoba Polda Bali Komisaris Besar Polisi Franky Haryanto Parapat diduga melakukan pemerasan. Tak tanggung-tanggung pemerasan dilakukan terhadap tujuh kasus penyalahgunaan narkoba ditangani oleh Polda Bali.

Dari informasi yang didapat, rata-rata korban diperas uang senilai Rp100 juta. Bahkan kepada tersangka narkoba warga negara Belanda, Franky meminta satu unit mobil Fortuner keluaran tahun 2016.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Pol Agus Rianto membenarkan adanya kasus pemerasan yang dilakukan oknum perwira di Polda Bali. Dirinya mengatakan saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut.

"Benar. Kita masih akan mengkonfirmasi kepada yang bersangkutan terkait kabar ini," kata Agus di Mabes Polri, Selasa (20/9/2016).

Sebelumnya, petugas pengamanan internal (Peminal) Mabes Polri mengamankan Direktur Narkoba Polda Bali Kombes Pol Franky Haryanto Parapat pada Senin (19/9/2016) sekitar pukul 22.00 wita.

Franky diduga melakukan pemerasan terhadap tujuh kasus penyalahgunaan narkoba yang ditangkap oleh jajaran kepolisian tersebut.

Sebagai barang bukti, petugas mengamankan sebuah rekaman. Dalam rekaman itu, terduga oknum polisi pemeras itu memerintahkan untuk "mengamankan" kasus narkoba dengan barang bukti di bawah 1 gram.

Selain kasus pemerasan, oknum perwira menengah Polri itu juga dikabarkan melakukan pemangkasan anggaran DIPA tahun 2016. Petugas juga mengamankan uang senilai Rp50 juta.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Hila Japi